Sesepuh Aremania Suarakan Perdamaian untuk Suporter se-Indonesia - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 8 Okt 2022 21:36 WIB ·

Sesepuh Aremania Suarakan Perdamaian untuk Suporter se-Indonesia


 Sesepuh Aremania Suarakan Perdamaian untuk Suporter se-Indonesia Perbesar

BACAMALANG.COM – Tragedi Kanjuruhan
memang menjadi bencana dan duka bagi Aremania khususnya, namun dibalik tragedi Kanjuruhan tersebut, justru membawa hikmah tersendiri bagi Aremania dan Bonekmania untuk mengakhiri perseteruan yang selama ini tidak menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Bertempat di rumah sesepuh Aremania, Anto Baret seruan damai Aremania dan Bonekmania dikumandangkan. Bahkan perdamaian suporter se-Indonesia, yang bertempat di Lowokdoro, Kecamatan Sukun, Kota Malang, semakin lantang disuarakan, Sabtu (8/10/2022).

Seperti diketahui, menurut data terakhir tragedi Kanjuruhan memakan korban jiwa sebanyak 131, sedangan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini dirasa tepat untuk dijadikan sebagai bahan pelajaran serta renungan untuk mengakhiri rivalitas melalui perdamaian diantara keduanya.

Hadir pula Tetua suporter Aremania seperti, Sam Ade, Amin Jalur Gazza dan rekan-rekan Aremania lainnya untuk menyuarakan perdamaian dari perwakilan Aremania.

Amin Jalur Gazza yang juga sebagai sesepuh Aremania sejak awal mengatas namakan sebagai Aremania Jalur Gazza pun merasa lelah untuk meneruskan rivalitas ini, tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban membuatnya sangat terpukul.

“Berat rasanya kalau perdamaian ini tidak dimulai dari sekarang, akan sampai kapan? Saya lelah sudah untuk perseteruan ini. Perseteruan macam ini apa harus ditinggalkan untuk anak-anak kita, bagaimana kita kalau sudah meninggal? Akan meninggalkan perseteruan yang berlarut larut,” terang Amin pada awak media.

Perseteruan seperti rivalitas ini menurutnya tidak sepatutnya diteruskan, sebagai tetua Aremania ia mengatakan perdamaian harus diselesaikan, untuk seluruh elemen suporter bola se-Indonesia.

“Menurut saya perdamaian ini harus ada harus tercapai, tapi butuh proses tidak mudah untuk mengawal perdamaian ini, harus semua elemen suporter seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Anto Baret mengatakan perdamaian tidak semudah itu. Menurutnya perdamaian harus ada dan disertai dengan kesadaran seluruh suporter se-Indonesia.

“Sebetulnya proses perdamaian ini tidak sesulit yg kita bayangkan. Semua butuh proses tapi dengan kesadaran saudara kita, suporter yang ada di seluruh Indonesia bahkan sudah menyuarakan perdamaian  dimana-mana tanpa disuruh, karena mereka melihat saudara-saudara kita jadi korban lain dengan kesadarannya sendiri mereka ingin damai,” jelas Anto Baret.

Menurutnya tragedi Kanjuruhan merupakan panggilan Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menyelesaikan rivalitas antar keduanya.

“Karena tuhan ingin melihat umat semuanya hidup rukun, mungkin ini memang sudah saatnya, bukan kehebatan kita. Kita gak ada apa-apanya, buktinya bertahun-tahun tetep juga kita menanamkan rasa benci, inilah saatnya untuk diakhiri,” ujarnya.

Anto Baret yang juga seorang musisi dan  budayawan Kota Malang ini juga mengatakan terimakasih atas kiriman doa untuk korban Kanjuruhan dari seluruh suporter yang ada di Indonesia khususnya dari Bonek.

“Saya berterimakasih untuk kiriman doanya untuk seluruh suporter Indonesia, untuk Bonek. Di Tugu Pahlawan mereka menggelar tahlil, terimakasih untuk seluruh saudara-saudaraku, ini saatnya kita kembali ke sila ketiga yaitu persatuan Indonesia,” pungkasnya.(him)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

GMNI Kabupaten Malang Bangkitkan Tradisi Diskusi, Tegaskan Marhaenisme Relevan Hadapi Krisis Keadilan Sosial

19 Juni 2026 - 06:16 WIB

Sidang Pencurian 220 Keping Emas Antam di PN Malang Memanas, Korban Pertanyakan Hilangnya 11 Barang Bukti

18 Juni 2026 - 21:31 WIB

Diduga Gelapkan Mobil Jaminan Fidusia, Seorang Debitur Dilaporkan ke Polresta Malang Kota

18 Juni 2026 - 20:44 WIB

Pemkot Malang Luncurkan Rumah PIJAR, Pendampingan Penyandang Disabilitas Mental Berbasis Keluarga

18 Juni 2026 - 20:04 WIB

Lansia Ditemukan Tewas di Sumur Belakang Rumah di Pakis

18 Juni 2026 - 18:44 WIB

Lansia Pikun Ditemukan Tewas di Sungai Lowok Karangploso

18 Juni 2026 - 18:41 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !