BACAMALANG.COM – Menu kupang lontong hingga kini semakin banyak disukai masyarakat Malang Raya. Namun sayangnya penjual kupang lontong dirasa masih jarang dan langka di Malang Raya ini.
Memanfaatkan ceruk pasar yang masih kosong ini, Tatik Wahyuni membuka usaha warung kupang lontong bertempat di Taman Contong Kepanjen Kabupaten Malang.
“Kami buka sejak tahun 2000. Dengan modal sekitar Rp 1 juta. Kami memilih usaha ini karena di daerah Kepanjen tidak ada jualan kupang,” tegas Tatik kepada BacaMalang.com, Sabtu (24/2/2024) memulai ceritanya.
Ia memperoleh bahan baku kupang didatangkan dari Pasuruan. Seporsi kupang lontong plus sate kerang serta es degan menjadi paket yang wajib dicoba.
Apalagi harga yang dipatok terjangkau dan tidak menguras isi dompet. Selain berjualan di lokasi tersebut, ia juga biasa melayani pesanan (Delivery Order/DO).
Sehari-harinya ibu satu putra ini berjualan di jantung Kota Kepanjen yakni Taman Contong tidak jauh dari stasiun kereta api ibu kota Kabupaten Malang ini
Setiap harinya pengunjung taman yang biasanya ramai pada pagi dan sore hari, mampir membeli makanan sehat dan bergizi tersebut.
“Alhamdulillah jualan kami ramai. Sebagian pengunjung Taman Contong biasanya mampir beli kupang,” tuturnya.
Dikatakannya, pembeli kupang berasal dari berbagai lokasi, baik Malang Raya, maupun luar Malang.
“Kadang luar kota kadang penduduk lokal,” ungkapnya.
Ia menuturkan, selayaknya roda berputar, omzet yang diperoleh juga naik turun. Kadang faktor cuaca turut berpengaruh
“Kalau musim hujan pendapatan menurun,” jelasnya.
Meski demikian, Tatik berharap jualan bisa lancar karena penggemar setia kupang tetap ada.
“Pangsa pasar itu tetap ada. Sekarang makin banyak orang gemar kupang. Jadi pembeli setia juga banyak,” imbuhnya mengakhiri.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki




















































