12 Pengunjung Reaktif, Cafe Ini Ditutup Selama 14 Hari - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 7 Jun 2020 13:27 WIB ·

12 Pengunjung Reaktif, Cafe Ini Ditutup Selama 14 Hari


 12 Pengunjung Reaktif, Cafe Ini Ditutup Selama 14 Hari Perbesar

BACAMALANG.COM – Tim Satgas masa Transisi New Normal kota Malang terpaksa harus menutup salah satu cafe di kawasan Jl. Bondowoso, Klojen Kota Malang selama 14 hari. Penutupan ini lantaran ditemukan adanya 12 orang pengunjung yang reaktif pasca dilakukan rapid tes pada Sabtu (6/6/2020) malam.

Sebelumnya, Tim Satgas yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, Pemerintah Kota Malang, serta Satpol PP, itu menggelar patroli lingkungan selama penerapan masyarakan produktif dan aman Covid-19 di Kota Malang dengan melibatkan 100 personil.

Dalam patroli itu, Tim Satgas langsung melakukan rapid tes kepada pengunjung Cafe Nakoa yang mengabaikan physical Distancing. Terhitung sejak pukul 20.00 hingga 22.30 WIB didapati beberapa pengunjung yang menunjukkan hasil tes reaktif.

Sebanyak 116 orang yang menjalani rapid tes, 12 diantaranya menunjukkan reaktif yang terdiri dari 1 pengelola, 2 juru parkir, dan 9 orang pengunjung. Sehingga diwajibkan melakukan karantina mandiri dibawah pengawasan kecamatan dan puskesmas setempat.

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi menegaskan, bahwa 12 orang yang reaktif tersebut menunjukkan bahwa tidak boleh menganggap enteng, dan harus tetap waspada serta menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.

“Reaktif memang tidak menunjukkan bahwa seseorang terpapar virus Covid-19 atau tidak, namun di dalam tubuhnya sudah jelas ada virus dan hal itu harus kita waspadai,” tegas Sofyan Edi.

Wakil Walikota Malang itu menambahkan, rencananya dua hari kedepan akan dilakukan swab terhadap 12 orang reaktif tersebut.

“Dua hari kemudian juga direncanakan akan segera di swab untuk mengetahui apakah mereka terpapar virus covid-19 atau tidak,” imbuh Wawali Sofyan Edi.

Turut hadir dalam operasi gabungan itu, Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson, Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto turut serta Perwira TNI – Polri di kota Malang. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sidang Dugaan Penyerobotan Lahan Bella Vista, Kuasa Hukum Tarigan Nilai Dakwaan JPU Prematur

29 Juni 2026 - 18:05 WIB

Vonis 18 Tahun Penjara untuk Pembunuh Wanita MiChat, Kuasa Hukum Terdakwa Masih Pikir-Pikir

29 Juni 2026 - 14:57 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Koordinasi dengan ATR/BPN Bahas Persoalan Pertanahan Kalibakar dan Ringinkembar

29 Juni 2026 - 13:39 WIB

Penemuan Mayat Mr X Gegerkan Warga Perumahan Sumber Wuni Indah Lawang

29 Juni 2026 - 11:30 WIB

Gebyar Muharam IPNU-IPPNU Gondanglegi Kulon, Santuni Anak Yatim hingga Bermain Bersama di Sobbo Tirto

29 Juni 2026 - 05:54 WIB

Seminar Hidup Ginjal Muda: Akses Vaskular, Gizi, hingga Kisah Inspiratif Pasien Hemodialisis 24 Tahun

28 Juni 2026 - 22:04 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !