Cuaca Kering Picu Kebakaran, 12 Hektare Hutan Jati di Gunung Geger Pagak Ludes Terbakar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Agu 2026 10:34 WIB ·

Cuaca Kering Picu Kebakaran, 12 Hektare Hutan Jati di Gunung Geger Pagak Ludes Terbakar


 Kebakaran hutan 12 hektare lahan jati milik Perhutani di kawasan Gunung Geger, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak. (ist) Perbesar

Kebakaran hutan 12 hektare lahan jati milik Perhutani di kawasan Gunung Geger, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak. (ist)

BACAMALANG.COM — Kebakaran hutan kembali terjadi di Kabupaten Malang. Sebanyak 12 hektare lahan jati milik Perhutani di kawasan Gunung Geger, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak ludes terbakar pada Jumat (14/8/2026) siang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 13.30 WIB. Api diketahui membakar petak GHI yang dipenuhi rumput kering, daun jati, dan semak-semak.

“Api mulai membakar lahan sekitar pukul 13.40 WIB. Kondisi vegetasi yang kering membuat api cepat merambat,” ujar Sadono.

Mendapat laporan, tim gabungan BPBD Kabupaten Malang, Damkar Kabupaten Malang, Perhutani, Polsek Pagak, dan Koramil Pagak langsung dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman dibantu pasokan air dari Damkar Kabupaten Malang.

Beberapa jam kemudian api berhasil dipadamkan. Petugas memastikan tidak ada lagi bara api di lokasi.

Dampak kebakaran sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di Jalan Raya Gunung Geger. Setelah api padam, arus lalu – lintas kembali normal.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian materiil masih nihil berdasarkan pendataan awal.

Sebagai langkah antisipasi, tim BPBD masih melakukan assessment dan pemantauan di lokasi.

“Kami tetap melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada bara api yang kembali menyala,” pungkas Sadono.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tembus Forum Internasional di Tiga Negara, Mahasiswa Universitas Al-Qolam Malang Bikin Bangga Indonesia

14 Agustus 2026 - 21:20 WIB

GRIB JAYA Malang Raya Dorong Penguatan Keamanan Aset, Investasi Harus Diiringi Rasa Aman

14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Aturan Belanja Pegawai 30 Persen, Komisi I Apresiasi Strategi Bupati Malang dalam KUA-PPAS 2027

14 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Fapet Resmi Gunakan Nama Baru FAST UB, Tegaskan Transformasi Peternakan Berbasis Sains dan Teknologi

14 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pastikan Transaksi Akurat, Disperindag Malang Gelar Tera Ulang UTTP di Pasar Kepanjen

14 Agustus 2026 - 13:38 WIB

PKKMB FAST UB Pasupala Aruardhana 2026 Hadirkan Praktisi dan Kepala Dinas Peternakan Jatim, Tekankan Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Industri

14 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !