PG Kebonagung Siapkan Skema Khusus Antisipasi Kepadatan Antrian Truk Tebu - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 8 Mei 2024 16:18 WIB ·

PG Kebonagung Siapkan Skema Khusus Antisipasi Kepadatan Antrian Truk Tebu


 Sejumlah truk tebu hendak melakukan bongkar di PG Kebonagung. (ist) Perbesar

Sejumlah truk tebu hendak melakukan bongkar di PG Kebonagung. (ist)

BACAMALANG.COM – Kepadatan antrian truk tebu yang akan melakukan giling di PG Kebonagung coba diakali dengan skema khusus dan akan diterapkan pada tahun ini.

Selain menyiapkan tiga lokasi eplasemen, PG Kebonagung juga akan memperketat arus keluar masuk truk tebu ke dalam pabrik. Diharapkan, dengan adanya skema arus keluar masuk ke dalam pabrik nantinya bisa meminimalisir terjadinya kemacetan lalu lintas di jalan raya.

Kasi Tebang Angkut, Litbang dan Bina Produksi PG Kebonagung, Saptio Agi Phambowo menyampaikan, arus keluar masuk kendaraan pengangkut tebu akan dimaksimalkan di luar jam-jam sibuk.

“Tahun ini juga sudah kita tekankan kepada mandor, kepada petugas, jangan sekali-kali menarik truk gandeng, fuso itu, atau menyebrangkan ke dalam pabrik pada jam-jam padat. Sehingga kita melihat situasi, kita akan menarik di jam empat subuh, kisaran ba’da Isya, terus siang sebelum mendekati jam tiga,” Saptio, Rabu (8/5/2024).

Sementara untuk eplasemen sendiri, PG Kebonagung juga sudah mengatur peruntukannya. Ketiga emplasemen yang dimiliki PG Kebonagung nantinya tidak bisa sembarangan dimasuki truk pengangkut tebu.

“Khusus yang depan pabrik, untuk engkel besar, fuso dan truk gandeng. Kemudian engkel kecil kita tempatkan di emplasemen Barat sini. Kemudian yang satu lagi untuk tambahan,” ucap pria yang akrab disapa Tio.

Selain itu, sosialisasi juga sudah dilakukan kepada paguyuban sopir yang biasa mengirim tebu ke PG Kebonagung. Termasuk koordinasi secara intensif dengan Satlantas Polres Malang terkait pengaturan arus lalu lintas.

“Kita sudah koordinasi dengan paguyuban sopir, kemudian juga sopir-sopir tembak kita sudah panggil. Kemudian petugas keamanan bersama-sama juga sudah melakukan simulasi agar tidak asal menarik, apalagi di jam-jam sibuk,” Tio mengakhiri.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 325 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

557 Gempa Guncang Jatim Sepanjang September, Tujuh Kali Dirasakan Warga

1 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Trauma Korban Kecelakaan KM Virgo di Singosari Dipulihkan, Polres Malang Berikan Pendampingan Psikologis

1 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Akui Pernah Beraksi di Sejumlah TKP, Pelaku Penggelapan Motor Dibekuk Polres Batu

1 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Bau Menyengat Limbah Biogas Masuk Rumah, Warga Tlekung Lapor Polisi: “Ibu Saya Sampai Batuk Darah”

1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, BK Tunggu Kepolisian

1 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Toko Ogan Malang: Penjaga Toko Alami Luka Bakar, Kerugian Capai Rp25 Juta

1 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !