BACAMALANG.COM – Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, menjadi sorotan berkat inovasi dan semangat kewirausahaan pemudanya dalam usaha Tape Manis.
Ketua Kampung Tape, Kasrodin, yang juga peraih penghargaan Youth Entrepreneur dari Kementerian Pertanian, menyatakan bahwa usaha ini berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.
“Alhamdulillah kampung kami menjadi sorotan berkat inovasi dan semangat kewirausahaan pemudanya berjualan Tape Manis,” ujar Kasrodin.
Desa ini berhasil mengubah komoditi singkong menjadi produk Tape Manis yang digemari banyak orang. Kelompok pemuda di Desa Banjarsari dikenal kompak dan solid, mengolah singkong menjadi tape yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian rakyat desa. Kelompok ini dibentuk pada 19 November 2020 dengan tujuan memberikan wadah aspirasi kepada warga, terutama dalam mencari bahan baku yang seringkali sulit ditemukan. Produk Tape Banjarsari memiliki ciri khas manis dan lembut saat dimakan.
Mayoritas penduduk Desa Banjarsari berjualan Tape Singkong, dengan 187 anggota yang tersebar di 21 RT dan 6 RW. Para pedagang tape memasarkan produknya dengan cara tradisional, seperti berkeliling dari desa ke desa dan menjualnya di pasar. Bahan baku singkong diperoleh langsung dari petani dan pedagang singkong. Selain itu, pemasaran tape juga dilakukan secara online hingga ke luar negeri.
Kasrodin juga berbagi cerita tentang perjalanan awalnya dalam berjualan tape. Awalnya, pihaknya berjualan dari pintu ke pintu. Namun, seiring berjalannya waktu, mulai bertransformasi dan memanfaatkan pemasaran digital. Saat ini, 60% pemasaran dilakukan secara digital, sementara 40% masih menggunakan cara tradisional.
Kelompok tape yang dipimpin Kasrodin terdiri dari 20 anggota, dengan 12 di antaranya adalah pemuda dan 8 lainnya sudah berusia lanjut. Tantangan saat ini adalah banyaknya pedagang yang menjual tape, sehingga pihaknya harus lebih giat dan rajin untuk memacu produksi lebih banyak lagi.
Kasrodin berharap agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Banjarsari mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Malang. “Semoga usaha kami dapat lebih berkembang dan maju dengan dukungan dari pemerintah,” harapnya.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































