Dr Sri Untari Dukung Pekerja Seni di Masa Pandemi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 19 Sep 2020 14:32 WIB ·

Dr Sri Untari Dukung Pekerja Seni di Masa Pandemi


 Dr Sri Untari Dukung Pekerja Seni di Masa Pandemi Perbesar

BACAMALANG.COM – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Sri Untari Bisowarno MAP, pada masa Reses ke dua, tahun 2020 berkesempatan bertemu dengan para pelaku seni di Padepokan Mangun Dhamo, Tulusbesar Tumpang Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2020).
       
Dalam kesempatan itu Sri Untari memberikan perhatian khusus kepada pelaku seni agar tetap bisa eksis di masa pandemi Covid-19. Pihaknya menerima dan menampung keinginan para pelaku seni dimasa pandemi yang masih belum juga berakhir.
   
“Kita meminta masukan dari mereka, apa saja yang harus dilakukan Pemerintah.  Karena pelaku seni ini membutuhkan sarana atau tempat untuk melakukan aktifitasnya,” kata Wanita yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD  Provinsi Jawa Timur itu.
     
Masukan-masukan dari para pelaku seni itu, akan dibawa dan dimasukan pada program Pemerintah Provinsi Jawa Timur di tahun 2021 mendatang.
     
“Bagaimanapun para pelaku seni ini, harus mendapat perhatian. Apalagi mereka juga sudah lama tidak menggelar acara lantaran Covid-19. Padahal eksistensi mereka adalah berkreasi diatas panggung,” tandas Sri Untari.
       

Dia berharap, pada era New Normal ini para pelaku seni sudah bisa beraktifitas kembali meskipun harus tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.
     
“Karena alamnya yang menuntut untuk beratifitas dengan menggunakan standart protokol kesehatan, mau tudak mau harus diikuti,” ucap Sri Untari.
       
Dia menyebut para pelaku seni seperti seni tari, unit karawitan, unit seni wayang topeng, mocopat, jaran kepang dor (Turonggo Kusumo), Bantengan (Handoko Mulyo), kerajinan topeng, kerajinan wayang kulit, dan aktifitas seni lainnya tetap  eksis meskipun berbiaya secara swadaya.
     
“Makanya negara harus hadir untuk memberikan suport kepada mereka, agar bisa lebih eksis lagi,” imbuhnya.
     
Diakui Sri Untari,  kebanyakan daerah masih minim dalam memeprhatiakan kesenian. Kalau adapun sangat kecil ini berbeda dengan   olahraga yang besaran anggarannya mencapai milyaran. Ini menjadi kewajiban dia untuk terus memperjuangkan.
     
“Kita akan perjuangkan terus bagaimana para pelaku seni bisa eksis, bisa tampil lagi, dan mendapat bantuan stimulus untuk perekonomian mereka,” pungkas Sri Untari. (Lis/red)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

MBG Dikritisi, Tokoh Masyarakat Dampit Desak Benahi Konsep dan Keadilan BOS Sekolah Swasta

15 Juni 2026 - 08:03 WIB

Seru dan Edukatif! BPBD Kabupaten Malang Kenalkan Mitigasi Bencana

15 Juni 2026 - 07:55 WIB

Polisi Ringkus Dua Sopir Pencuri Sembako Restoran Senilai Rp 4,1 Juta di Turen

14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Dituduh Langgar UU Diskriminasi Ras dan Etnis dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Kuasa Hukum: Itu Hanya Perkara Kanak-Kanak

14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Satlantas Polres Batu Gelar Layanan SIMLING dan SAMLING di CFD Kota Batu, Masyarakat Sambut Antusias

14 Juni 2026 - 17:58 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Buka Layanan Gratis dan Bazar Murah di CFD Kota Batu

14 Juni 2026 - 15:27 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !