Plastik Membengkak, Penjual Gorengan Kepanjen Naikkan Harga - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 9 Apr 2026 11:51 WIB ·

Plastik Membengkak, Penjual Gorengan Kepanjen Naikkan Harga


 ilustrasi. (ist) Perbesar

ilustrasi. (ist)

BACAMALANG.COM – Kenaikan harga plastik saat ini terjadi dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah dunia dan gangguan produksi plastik global. Fenomena ini juga terjadi di beberapa kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, yang membuat para penjual gorengan dan makanan ringan lainnya harus menyesuaikan harga jualannya.

Kenaikan harga plastik yang mencapai 30% dalam beberapa bulan terakhir membuat Mbak Fitri, penjual gorengan di Kepanjen, Kabupaten Malang, terpaksa menaikkan harga gorengan menjadi Rp 1.000 per biji. “Senin depan gorengan ku naik jadi Rp 1000,” kata Fitri, kepada Baca Malang, Kamis (9/4/2026).

Agar pelanggan bisa setia membeli produk merakyat harga ramah kantong ini, Fitri telah menyosialisasikan kenaikan harga ini kepada pelanggannya melalui media sosial, termasuk TikTok. “Sudah, saya live di TikTok juga,” katanya.

Fitri berharap pemerintah dapat turun ke pasar untuk memantau harga pangan langsung dan melakukan kontrol pasar seperti zaman Jokowi dulu. “Berharap pemerintah turun ke pasar untuk cek harga pangan langsung dan ada kontrol pasar seperti jaman Pak Jokowi dulu,” ujarnya.

Fitri juga berharap harga bahan basah seperti cabai dapat turun sehingga ia tidak perlu menaikkan harga gorengan lagi. “Solusinya ya cuma naikin harga, harapannya bahan basah bisa turun, dan omset stabil,” pungkasnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kopwan SBW Tembus Pasar Malaysia, Keripik Pisang Malang Jadi Primadona Buyer Kuala Lumpur

1 Mei 2026 - 14:45 WIB

Potensi Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi di Jawa Timur Capai Rp7,5 Miliar, Pertamina Patra Niaga Apresiasi Komitmen Penegakan Hukum Polda Jatim

1 Mei 2026 - 10:52 WIB

Operasional KA di Stasiun Malang Tetap Normal, Lonjakan Penumpang Long Weekend May Day Mulai Terjadi

1 Mei 2026 - 09:41 WIB

Minimalisir Dampak Insiden di Bekasi Timur, KAI Daop 8 Lakukan Penyesuaian Pola Operasi di Stasiun Malang

29 April 2026 - 20:19 WIB

Arjuno Ekspres Dibatalkan, 349 Penumpang Terdampak: KAI Daop 8 Sampaikan Permohonan Maaf

29 April 2026 - 11:06 WIB

Tasikmalaya Tiru Inovasi Pajak Digital Kota Malang, Bidik PAD Lebih Optimal

23 April 2026 - 18:25 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !