Inspiratif, Siswa SMPN 2 Pakisaji Terbitkan 5 Buku Orisinal Hasil Karya Sendiri - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 3 Mei 2026 07:36 WIB ·

Inspiratif, Siswa SMPN 2 Pakisaji Terbitkan 5 Buku Orisinal Hasil Karya Sendiri


 Guru pembina sekaligus editor, Riyami, simbolis memperlihatkan hasil karya orisinil siswa lima judul buku fisik. (Humas Dispendik Kabupaten Malang) Perbesar

Guru pembina sekaligus editor, Riyami, simbolis memperlihatkan hasil karya orisinil siswa lima judul buku fisik. (Humas Dispendik Kabupaten Malang)

BACAMALANG.COM – Semangat literasi di lingkungan sekolah terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya ditunjukkan SMPN 2 Pakisaji, Kabupaten Malang, yang berhasil melahirkan lima judul buku fisik karya orisinal siswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek.

Momentum tersebut berlangsung bersamaan dengan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Tidak hanya diwarnai ujian formal, kegiatan di sekolah itu juga menjadi ajang perayaan kreativitas dan produktivitas literasi siswa.

Lima buku yang diluncurkan merupakan hasil penerapan metode Project Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun ajaran 2025/2026. Dua judul di antaranya, Kotak Misteri dan Nada yang Hilang, diserahkan secara simbolis oleh Kepala SMPN 2 Pakisaji, Muhammad Ja’far, S.Pd., kepada Pengawas Pembina, Eko Sulistyawan, di sela peninjauan ujian.

Guru pembina sekaligus editor proyek, Riyami, menjelaskan bahwa program tersebut berawal dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran teks deskripsi untuk siswa kelas 9. Pengembangan cerpen Heksagraf dipilih karena memiliki struktur yang kaya unsur deskriptif.

“Para siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga langsung praktik menyusun draf, menganalisis isi cerita, hingga mengikuti konsultasi intensif selama lima kali pertemuan,” jelasnya.

Proses pendampingan dilakukan secara hybrid, yakni melalui tatap muka di kelas dan konsultasi daring lewat WhatsApp. Riyami menyebut, ketika penjelasan melalui pesan teks belum dipahami, pembina memberikan arahan tambahan melalui pesan suara, telepon, hingga panggilan video untuk membedah naskah bersama siswa.

Seluruh karya kemudian diuji langsung oleh penerbit J Maestro sebagai pemegang konsep Heksagraf. Dari total 73 siswa, sebanyak 64 siswa dinyatakan lolos uji dan berhasil menerbitkan karya dalam bentuk buku.

Tak hanya itu, siswa juga menghasilkan buku bertema fabel melalui integrasi materi teks eksplanasi dan ujian praktik. Dalam proses kreatifnya, mereka turut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu menghitung jumlah kata agar sesuai standar, yakni antara 500 hingga 1.500 kata.

Untuk menjaga orisinalitas karya, setiap siswa diwajibkan menandatangani surat pernyataan keaslian tulisan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menekan plagiarisme sekaligus membangun karakter dan tanggung jawab akademik siswa.

“Bagi karya siswa yang belum masuk tahap pembukuan, sekolah tetap memberikan apresiasi dengan memajang hasil karya mereka di mading sekolah melalui desain digital yang menarik,” ujar Riyami.

Ke depan, SMPN 2 Pakisaji berencana membeli karya para siswa untuk menambah koleksi perpustakaan sekolah sebagai bentuk penghargaan nyata terhadap kreativitas mereka. Sementara terkait pengurusan hak cipta atau HAKI, pihak sekolah masih akan berkoordinasi lebih lanjut mengenai mekanisme dan penganggarannya.

Pencapaian ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Malang untuk terus menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan dan menghasilkan karya nyata yang bernilai.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HUT ke-44 KPJ, Anto Baret Soroti “Omong Kosong” Pemimpin dan Tegaskan Solidaritas Persaudaraan

3 Mei 2026 - 01:10 WIB

Kelas Jurnal Ayaskara Antar 25 Mahasiswa Raih Cumlaude dan Publikasi SINTA 4

2 Mei 2026 - 23:11 WIB

Disnaker Probolinggo Fasilitasi Perundingan Tripartit, Kuasa Hukum Pekerja Soroti PHK Sepihak

2 Mei 2026 - 14:33 WIB

Hardiknas 2026, Rektor UMM Tegaskan Kampus Harus Jadi Pusat Solusi dan Inkubator Talenta

2 Mei 2026 - 14:25 WIB

BMKG Rilis Laporan April, 705 Gempa Guncang Jatim

2 Mei 2026 - 10:59 WIB

Sam HC Jelajahi Dunia Naik Motor, Siap Taklukkan Jalur Konflik

1 Mei 2026 - 14:32 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !