BACAMALANG.COM – Wilayah Jawa Timur dan sekitarnya diguncang 705 kali gempa bumi selama April 2026. Data tersebut dirilis BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, belum lama ini.
Dari total kejadian, gempa dangkal mendominasi dengan 547 kali. Sisanya terdiri dari 157 gempa menengah dan satu gempa dalam. Magnitudo gempa bervariasi mulai dari M 0,92 hingga M 4,88.
Aktivitas seismik tertinggi tercatat pada 20 April 2026 dengan 52 kali guncangan dalam sehari. Sebaliknya, 23 April 2026 menjadi hari dengan aktivitas terendah, yakni 14 kali gempa. Penyebab utama gempa di Jatim masih dipicu pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, ditambah aktivitas patahan lokal yang tersebar di daratan.
Sepanjang April, hanya satu gempa yang getarannya dilaporkan dirasakan masyarakat. BMKG memastikan tidak ada laporan kerusakan akibat seluruh rangkaian gempa tersebut.
“Pada Bulan April 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 705 kejadian gempa bumi,” tegas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso.
BMKG meminta warga tidak panik namun tetap waspada. Masyarakat diimbau mengabaikan informasi hoaks dan selalu merujuk pada sumber resmi untuk update kegempaan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































