Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 6 Jun 2026 19:36 WIB ·

Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM


 Berfoto bersama di sela kegiatan sertifikasi halal yang digelar Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu untuk UMKM. (Juni for BACAMALANG) Perbesar

Berfoto bersama di sela kegiatan sertifikasi halal yang digelar Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu untuk UMKM. (Juni for BACAMALANG)

BACAMALANG.COM – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Panorama Tumpak Sewu Lumajang memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha dan Sertifikasi Halal gratis bagi pelaku UMKM di kawasan wisata Tumpak Sewu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Juni 2026.

Program ini merupakan kolaborasi Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Halal Center Cendekia Muslim, dan LSH PW ISNU Jawa Timur. Tujuannya membantu UMKM memenuhi kewajiban sertifikasi halal sekaligus meningkatkan daya saing usaha di sektor pariwisata.

Ketua Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu Lumajang, Abdul Karim, mengatakan program ini bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang jadi bagian penting pengembangan destinasi Tumpak Sewu. Menurutnya, Pokdarwis berinisiatif membantu pelaku UMKM memperoleh legalitas usaha berupa NIB dan Sertifikat Halal secara gratis agar mereka dapat menjalankan usaha lebih profesional, aman, dan sesuai ketentuan pemerintah.

Ia menambahkan, banyak pelaku usaha mikro belum paham pentingnya legalitas dan sertifikasi halal. Sebagian terkendala biaya, informasi, maupun proses administrasi. Karena itu, pihaknya ingin memastikan masyarakat Desa Sidomulyo dan sekitar Tumpak Sewu mendapat akses mudah terhadap layanan perizinan.

Abdul Karim berharap seluruh UMKM naik kelas, memiliki legalitas lengkap, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan wisatawan. Ia juga menegaskan, UMKM yang legal dan bersertifikat halal akan memperkuat citra Tumpak Sewu sebagai destinasi wisata berkualitas dan ramah bagi seluruh wisatawan.

“Kami mengajak seluruh pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan ini. Fasilitasi ini tidak dipungut biaya dan bentuk dukungan nyata agar masyarakat berkembang bersama kemajuan destinasi wisata,” ujar Abdul Karim.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pariwisata, Dwi Juniarto, menilai kolaborasi ini contoh sinergi yang baik dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata berbasis masyarakat. Ia menyebut Pokdarwis memiliki peran strategis sebagai penggerak masyarakat di desa wisata.

Dwi menjelaskan, ketika mampu berkolaborasi dengan BPJPH, lembaga pendamping halal, akademisi, dan ormas, maka Pokdarwis menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam percepatan implementasi legalitas usaha dan sertifikasi halal di lapangan. Menurutnya, tren wisata halal dan wisata ramah muslim terus berkembang global sehingga destinasi perlu menyiapkan ekosistem pendukung yang memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Wisata halal bukan hanya soal sertifikat pada produk makanan dan minuman, tapi bagaimana destinasi memberi jaminan kenyamanan, kebersihan, keamanan, dan pelayanan sesuai kebutuhan wisatawan muslim. Sertifikasi halal jadi fondasi penting membangun kepercayaan itu,” kata Dwi.

Ia juga mengapresiasi langkah Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu yang tidak hanya fokus promosi destinasi, tapi juga membangun kualitas pelaku usaha di sekitarnya. Dwi menyebut program fasilitasi NIB dan Sertifikat Halal gratis ini investasi jangka panjang bagi kemajuan masyarakat dan destinasi.

Melalui program ini, Pokdarwis Panorama Tumpak Sewu Lumajang berharap semakin banyak UMKM memiliki legalitas usaha dan sertifikasi halal. Hal itu untuk mendukung terwujudnya kawasan wisata yang profesional, berdaya saing, serta ramah bagi wisatawan muslim maupun umum.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ada Apa Dibalik Elite Politik yang Paksa Bupati Malang Beli Tanah Pengusaha Rokok untuk Alun-Alun?

6 Juni 2026 - 20:35 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Raih JMSI Jatim Award 2026, Siap Perkuat Kolaborasi dengan Media

6 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dukung Gerakan ASRI, Gelar Aksi Bersih-Bersih di Pakisaji

6 Juni 2026 - 13:42 WIB

Maling Gasak Motor Karyawan di Kepanjen Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

6 Juni 2026 - 07:03 WIB

Polres Malang Bersihkan Pura Kendalisodo Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

6 Juni 2026 - 06:25 WIB

Polresta Malang Kota Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Supeltas Binaan

5 Juni 2026 - 19:45 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !