BACAMALANG.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Toyota Innova dan sepeda motor Yamaha Mio terjadi di Simpang Tiga Jalan Letjen S. Parman–Jalan Ciliwung, Kota Malang, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Innova bernomor polisi N-1268-ACI yang dikemudikan Muhammad Bashay (23), warga Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, melaju dari arah selatan menuju utara.
Sesampainya di simpang tiga, pengemudi berbelok ke kanan menuju arah timur. Saat itu, lampu lalu lintas berada dalam kondisi kuning berkedip karena telah memasuki dini hari.
“Sesampainya di pertigaan, mobil berbelok ke kanan atau ke arah timur. Saat kecelakaan terjadi, kondisi lampu lalu lintas menyala kuning karena sudah dini hari,” ujar Iptu Eko, Senin (6/7/2026).
Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi L-3352-CY yang dikendarai Muhammad Arifin (23), warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, melaju dari arah utara menuju selatan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Pengendara motor atas nama Muhammad Arifin mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal di lokasi,” terangnya.
Usai menerima laporan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota bersama tim medis langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), sementara petugas melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Setelah dilakukan olah TKP, kedua kendaraan yang terlibat diamankan di Kantor Unit Gakkum. Sedangkan pengemudi mobil juga kami lakukan pemeriksaan,” ungkapnya.
Iptu Eko mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika melintasi persimpangan pada malam hingga dini hari.
“Selalu kurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, meski lampu lalu lintas dalam keadaan kuning berkedip atau kondisi jalan sedang sepi. Kendaraan yang berjalan lurus memiliki hak jalan lebih utama dibanding kendaraan yang berbelok. Karena itu, pastikan kondisi benar-benar aman sebelum memutuskan untuk berbelok,” tandasnya.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































