Arak-Arakan Hewan Kurban di Kidul Pasar Kota Malang, Menjaga Tradisi, Menerapkan Syiar Agama, Serta Menjaga Kerukunan Warga - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 7 Jun 2025 16:18 WIB ·

Arak-Arakan Hewan Kurban di Kidul Pasar Kota Malang, Menjaga Tradisi, Menerapkan Syiar Agama, Serta Menjaga Kerukunan Warga


 Kemeriahan arak-arakan hewan kurban warga Kidul Pasar, Klojen Kota Malang saat merayakan Idul Adha, Sabtu (7/6/2025). (Nedi Putra AW) Perbesar

Kemeriahan arak-arakan hewan kurban warga Kidul Pasar, Klojen Kota Malang saat merayakan Idul Adha, Sabtu (7/6/2025). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Salah satu tradisi saat Idul Adha di Kota Malang adalah pawai atau arak-arakan hewan kurban. Seperti yang dilaksanakan di Jl Kyai Tamin, kawasan Kidul Pasar Besar, Klojen, Sabtu (7/6/2025). Sejak pukul 07.00 daerah di sekitar Masjid Noor dipadati warga yang mengarak puluhan kambing dan sapi kurban. Warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia larut dalam.pawai turun ke jalan, dengan diiringi lantunan takbir.

Ketua Panitia Arak-arakan Hewan Kurban Kidul Pasar Besar, Azwin Muzaki menyampaikan, hewan-hewan kurban dikumpulkan di depan masjid setempat, lalu diarak menuju titik transit di kawasan Kidul Pasar. “Kegiatan pawai ini sudah menjadi menjadi tradisi turun-temurun di sini sejak tahun 1985,” ujarnya.

Menurut warga RT 03, RW 07 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen ini, warga sejak dulu menganggap hewan yang diarak akan lebih tenang dan layak saat disembelih. Pria berusia 48 tahun ini menambahkan, selain meneruskan tradisi para sesepuh, latar belakang kedua adalah syiar agama, yakni merayakan Hari Raya Idul Adha.

Azwin menjelaskan, prosesi arak-arakan ini bukan hanya menjadi pengingat momen pengorbanan dalam ajaran Islam, namun juga kepada upaya menghidupkan nilai-nilai sosial dalam komunitas. “Selain warga jadi guyub rukun, kami ingin menggugah masyarakat khususnya di lingkungan Kidul Pasar agar antusias berkurban setiap tahunnya,” ungkapnya

Warga Kidul Pasar menggunakan katrol besi setinggi 3 meter dalam proses pemotongan karkas atau daging sapi kurban, Sabtu (7/6/2025).(Nedi Putra AW)

Usai prosesi, barulah hewan disembelih secara bergiliran. Azwin memaparkan, bahwa semangat berkurban masyarakat terlihat meningkat, dimana jumlah hewan kurban yang dihimpun panitia mengalami kenaikan signifikan, yakni 89 ekor kambing dan 5 ekor sapi. “Atas masukan dari divisi perlengkapan, maka dibuatlah semacam katrol dari besi yang digunakan khusus untuk mempermudah memotong bagian-bagian daging sapi,” tukasnya.

Dikatakan Azwin, katrol setinggi sekitar 3 meter ini ternyata cukup efektif untuk menangani pemotongan karkas atau bagian daging sapi dari segi waktu, mengingat jumlah sapi yang disembelih cukup banyak.

Sementara itu, partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian menarik dari agenda tahunan ini. Meskipun secara resmi ada sekitar 70 orang panitia resmi, namun hampir seluruh warga terlibat aktif. Baik dalam pengumpulan hewan, penyembelihan, hingga pembagian daging. Mulai dari bapak-bapak, kaum muda hingga golongan ibu-ibu yang tak lelah menyiapkan konsumsi bago panitia maupun para tamu, sehingga suasana akrab dan gotong-royong ini menjadi pemandangan yang menyejukkan.

Mereka juga kompak mengenakan kaos yang di bagian belakangnya bertuliskan ‘Van Oorschot Weg’, nama jalan pada masa Belanda untuk kawasan yang juga dikenal sebagai daerah Comboran ini.

Pewarta: Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 181 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNESA Gelar Pelatihan Susun Instrumen Evaluasi Berbasis AI Bagi Guru SMA Barunawati Surabaya

10 Mei 2026 - 16:46 WIB

“Ngleremno Ati”, Saat Kelompok Bermain Mlebu Metu Ajak Malang Menepi dari Kegaduhan

9 Mei 2026 - 11:31 WIB

Tiga Dekade Sheila On 7: Single ‘Sederhana’ Jadi Hadiah Manis untuk Sheilagank

8 Mei 2026 - 10:15 WIB

Siswi SMAN 3 Malang Raih Gold Medal ISIF 2024, Ciptakan Salep Alami untuk Penyembuhan Luka Diabetes

7 Mei 2026 - 08:28 WIB

“Ngleremno Ati” Akan Digelar, Ruang Bunyi dan Jagongan Seni ala Kelompok Bermain Mlebu Metu

5 Mei 2026 - 16:53 WIB

Kelompok Penyanyi Jalanan dari Berbagai Daerah Bersatu di Bulungan, Rayakan Ulang Tahun ke-44

3 Mei 2026 - 01:06 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !