Bikin Konten "Mbois", Komunitas Influencer Malang Berpartisipasi Majukan Ekonomi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 16 Feb 2023 15:25 WIB ·

Bikin Konten “Mbois”, Komunitas Influencer Malang Berpartisipasi Majukan Ekonomi


 Bikin Konten “Mbois”, Komunitas Influencer Malang Berpartisipasi Majukan Ekonomi Perbesar

BACAMALANG.COM – Seiring kemajuan teknologi digital, pola pemasaran produk dan jasa ikut mengalami pergeseran kepada promo di media sosial (medsos)

Hal ini tak ayal pemilik usaha lebih melirik menawarkan produk atau jasa, mempergunakan medsos yang sudah familiar semisal FB, IG dan Tik Tok

Sekelompok anak muda yang tergabung dalam Komunitas Influencer Malang (KIM) jeli menangkap peluang dan potensi yang menggiurkan tersebut.

“Kami membentuk komunitas influencer pada awal Februari 2023 ini,” tegas Ketua KIM, Awanda Kurniasari, kepada bacamalang.com, Kamis (16/2/2023).

Selengkapnya Tim Inti terdiri dari Ketua KIM) Awanda Kurniasari, Yonanda Galuh Puspitasari (Waka KIM) Febrianti Dwi Anggraeni (Sekertaris KIM), Riris Purba Safitri (Bendahara KIM) Ayu Afriliani & Fitria Anggraeni (Public Relation KIM).

Sekilas info, pencetus ide berdirinya KIM adalah Lutfiandi Agus Tanzilul Choironi atau mas Ronny yang tidak lain merupakan suami dari wakil ketua KIM.

Awanda menjelaskan tujuan pendirian sebagai wadah berkreasi dan belajar membuat konten kreatif para kreator yang bertujuan untuk brand awareness atau membantu mempromosikan UMKM Malang Raya.

Dalam berkegiatan sehari-hari komunitas sering berkumpul di MCC Building atau tempat lain yang bisa digunakan untuk meet up.

“Siapa saja bisa jadi anggota. Semua konten kreator dan influencer dengan kriteria tertentu dan ingin belajar lebih jauh tentang dunia influencer,” paparnya

Ia mengungkapkan sampai saat ini jumlah anggota 30 orang dari Malang Raya. Saat ini pihaknya sedang melakukan open recruitment dengan kurasi.

Dijelaskannya, kegiatan komunitas meliputi meet up gathering untuk scale up influencer, dan silaturahmi dengan pelaku UMKM di Malang Raya.

Ia memaparkan manfaat ikut komunitas ini yakni bisa mempelajari lebih dalam tentang brand awareness dan how to be a good influencer.

Ia mengaku tantangan pengembangan komunitas yaitu karena KIM bersifat mandiri secara perekonomian, maka kegiatan yang dilakukan belum bisa maksimal untuk mendatangkan mentor influencer dan peralatan untuk produksi konten masih sederhana. “Mohon doanya agar KIM bisa lebih berkembang secara mandiri,” lanjutnya.

Komunitas ini telah memberikan sumbangsih peningkatan perekonomian warga Malang Raya.

“Alhamdulillah kami bisa sedikit membantu UMKM dan komunitas lain untuk memperkenalkan produk mereka secara gratis,” imbuhnya.

Untuk pengembangan kegiatan ia berupaya bersinergi dengan MCC dan dinas terkait.

“Kami masih mencari partner yang tepat seperti MCC dan dinas-dinas terkait,” sebutnya

Ia mengatakan tentang obsesi yang ingin diwujudkan yakni membentuk para influencer berkelas dan kredibel dalam brand awareness.

“Membentuk para influencer berkelas dan kredibel dalam brand awareness. Kami berharap. Semoga KIM selalu solid dan lebih tertata dalam proker. Sehingga layak untuk digandeng instansi-instansi pemerintahan dalam mewujudkan ekonomi kreatif Malang Raya,” urainya.

Setiap hari komunitas ini sibuk membuat konten membantu promo produk makanan, cafe, kecantikan, fashion dan lain-lain.

Dikatakannya banyak pilihan kerjasama dengan klien. Bisa free, full barter, atau sesuai kesepakatan.

Ia bersyukur setiap hari ada job baru dari client. Semisal cafe, klinik & produk kecantikan, wisata, villa, dan event bergengsi.

“Alhamdulillah ini belum sebulan sudah ada sekitar 10-15 job. Tidak bisa diperkirakan kapan ramainya. tidak ada kriteria waktu, karena bisnis-bisnis baru terus bermunculan dan membutuhkan influencer untuk promosi khususnya sosmed,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan relasi bisnis bersama klien, cukup barter produk dengan konten, dan jika mengharuskan ada fee untuk tujuan komersil lebih lanjut bisa antara Rp 100-Rp 2 juta tergantung kredibilitas influencer mana yang dipilih.

“Untuk hasil video iklan biasanya disetor draft dulu jika client ACC baru kita up hasil video.: Untuk instagram dan tiktok 1-2 menit,” tukasnya.

Diterangkannya konsep promo tersebut berupa video review produk dan vlog.
Ia menyebutkan klien berasal dari pebisnis food and beverages (F & B), skincare & cosmetic, dan event outdoor

Meski berbekal kamera hape, namun hasil yang ditampilkan cukup bagus dan berkualitas.

Klien banyak berasal dari kabupaten dan Kota Malang. Sementara untuk wisata baru, klien banyak berasal dari Kota Batu.

Ia optimis pekerjaan menjadi influencer
prospektif. Hal tersebut dikarenakan influencer akan selalu dibutuhkan untuk perbantuan branding suatu produk.

“Influencer akan selalu dibutuhkan untuk perbantuan branding suatu produk. Karena influencer mempunyai masa/fans tersendiri sesuai dengan bidangnya. Bisa dibuktikan dari pengikut di akun sosmednya, dan nanti kelihatan di dalam report insightnya. Dari segmen usia, daerah, bahkan gender. Sebagus apapun produknya, jika influencer tidak cukup baik membuat konten dan promosinya, maka produk akan terlihat kurang bagus pula. Profesi ini bisa jadi andalan asal mau upgrade skill dan sungguh-sungguh,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan jika dirinya optimis profesi ini terus berkembang maju  Kami yakin semakin baik  Karena didukung faktor semakin banyak UMKM bermunculan seiring berjalannya waktu,” jelasnya.

Bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih jauh komunitas ini bisa mampir di:
instagram.com/komunitasinfluencermalang. (had)

Artikel ini telah dibaca 256 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Belajar Usaha Sekaligus Tambah Penghasilan, Mahasiswa Ini Jadi Pedagang Durian Musiman

22 Juni 2026 - 07:53 WIB

Yamaha Gear Ultima Punya Dua Varian Baru, Tampil Lebih Sporty dan Canggih dengan Fitur Keyless

21 Juni 2026 - 15:31 WIB

96 Kota Ambil Bagian, SOYJOY Nutrition Award 2026 Dorong Solusi Gizi untuk Indonesia Sehat

21 Juni 2026 - 15:16 WIB

Mahasiswa UIBU Turun Tangan di Desa Wisata Gamplong, Bantu UMKM Naik Kelas Lewat Program Parkerif

20 Juni 2026 - 06:56 WIB

Opsen PKB Kota Malang Lampaui Target Triwulan II, BBNKB Masih Perlu Digenjot

19 Juni 2026 - 11:18 WIB

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Bersinergi, Buka Jalan Kreator Indonesia Raup Peluang di Era AI

17 Juni 2026 - 20:17 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !