DPRD Jatim Turun Gunung Bereskan Plengsengan Kali Molek yang Jebol - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 29 Jul 2020 12:26 WIB ·

DPRD Jatim Turun Gunung Bereskan Plengsengan Kali Molek yang Jebol


 DPRD Jatim Turun Gunung Bereskan Plengsengan Kali Molek yang Jebol Perbesar

BACAMALANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Provinsi Jawa Timur ‘turun gunung’ menyelesaikan permasalahan jebolnya pelengsengan Kali Molek di perbatasan Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen dan Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan.

Tidak tanggung-tanggung, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak memimpin langsung inspeksi tersebut. Sahat datang bersama Komisi D DRPD Jatim dan anggota DPRD Kabupaten Malang.

Usai melakukan inspeksi, Sahat menyampaikan bahwa sebenarnya cukup mudah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Saya pikir teman-teman di DPRD Provinsi Jawa Timur sangat responsif. Kita tadi baru mendapat informasi bahwa butuh pernyataan bahwa ini dari pak Bupati, ini bagian dari bencana. Saya pikir itu bukan hal sulit. Hari ini juga kita komunikasikan dengan pak Bupati bisa,” ujar Sahat, Rabu (29/7/2020).

Politisi Partai Golongan Karya atau Golkar ini menambahkan, anggaran untuk perbaikan plengsengan tersebut sebenarnya sudah siap.

“Terkait perbaikan itu dibawah kewenangan Kementerian PU (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, red), tadi dari BBWSB (Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, red) sudah menyampaikan pada prinsipnya dana itu siap. Lelang siap. Mereka hanya membutuhkan administratif itu. Karena itu berkaitan dengan pertanggungjawaban,” jelas Sahat.

Lebih jauh, Sahat menuturkan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar berkoordinasi dengan Menteri terkait.

“Kita akan segera komunikasikan nanti melalui ibu Gubernur untuk disampaikan pak Menteri. Kita berharap ya tidak terlalu lama, karena tadi penjelasan dari petani bahwa mereka sudah melakukan upaya supaya bisa di alirkan tapi kemampuannya tidak cukup untuk mengaliri sawah yang luasnya ribuan hektar,” Sahat mengakhiri. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mantan Kepsek SMPN 18 Malang Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice

30 September 2026 - 09:47 WIB

Patroli Humanis Polres Malang Bagikan Sembako Sambil Sosialisasikan Layanan 110

30 September 2026 - 08:37 WIB

Dugaan Kasus Narkotika Libatkan Oknum Anggota DPRD Kabupaten Malang, GRIB JAYA Desak Tindakan Tegas

30 September 2026 - 08:31 WIB

Pelapor Dugaan Penipuan Lapak PKL Alun-Alun Batu Bertambah, Kini Jadi Empat Orang

29 September 2026 - 21:10 WIB

HUT Propam Polri ke-24, Polres Malang Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga hingga Pengemudi Ojol

29 September 2026 - 19:43 WIB

Ketua GRIB JAYA Malang Dorong Nazali Lempo Masuk Pertimbangan Figur Jaksa Agung

29 September 2026 - 19:21 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !