BACAMALANG.COM – Hanya gegara anjng majikan mati, seorang wanita muda inisial HNF (21) asal Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh HMN (45). Terduga pelaku yang juga wanita ini kesal karena korban secara tidak sengaja menyebabkan anjingnya mati.
Supandi (43), paman korban mengaku, melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Mapolresta Malang Kota, pada Selasa (1/10/2024).
Dijelaskannya, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (30/9/2024) sekitar pukul 23.00 WIB di tempat tinggal terduga pelaku di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
“Keponakan saya ini dipukul dengan tangan kosong ke arah kepala, dijambak rambutnya, dan dua hari berturut-turut tidak diberi makan,” ujar Supandi, Selasa (1/9/2024).
Korban ikut dengan terduga pelaku sudah
sekitar satu tahun ini, sebelumnya korban diminta menjaga anjing terduga pelaku. Namun, tidak sengaja anjing terduga pelaku
mati karena memakan obat-obatan untuk tumbuhan, Sabtu (28/9/2024) lalu.
“Kemudian, keponakan saya yang disalahkan dan dianiaya. Karena keponakan saya enggak kuat, akhirnya menghubungi temannya dan ditolong sama temannya untuk keluar dari tempat orangnya (rumah) terduga pelaku,” jelasnya.
Saat ini, korban menjalani perawatan intensif dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) dan mengalami trauma berat atas peristiwa yang dialaminya.
“Kondisinya seperti depresi berat, menangis terus, sekarang opname di RSSA. Jadi keponakan saya ini ikut pelaku ini sudah sekitar satu tahun, bantu-bantulah. Katanya mau dicarikan pekerjaan jadi pembantu, tapi belum dapat, sementara sebelum mendapat pekerjaan korban masih ikut pelaku,” ungkapnya.
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor: Aan Imam Marzuki





















































