Graffiti Bola Sampai Angkot Mulai Menghiasi Jembatan Kedungkandang Malang

Salah satu graffiti di Jembatan Kedungkandang, Rabu (17/3/2021) (ned)

BACAMALANG.COM – Perkembangan pelaksanaan graffiti di Jembatan Kedungkandang sudah menampakkan sebagian hasilnya. Pantauan Bacamalang.com, beberapa pilar sudah terpampang gambar-gambar menyolok mata, Rabu (17/3/2021).

Gambar-gambar tersebut disajikan sesuai konsep awal, yakni menonjolkan karakter Malang dengan tiga B-nya, yakni Bal-balan (sepakbola), Band-Band-an (musik) dan Balapan (otomotif), di era pandemi.

Seperti diungkapkan Charisma Michael Evan, salah satu seniman yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami berusaha menerapkan konsep awal tersebut ke dalam gambar, tapi tidak terlalu neko-neko,” ujar pria yang akrab disapa Evan ini.

Evan beserta timnya memilih angkutan kota (angkot), sebagai tema graffitinya. Alasannya, jenis angkutan ini sudah menjadi semacam ikon di Kota Malang.

Selain itu, imbuh dia, warnanya sangat sesuai dengan Arema yang identik dengan warna birunya.

“Namun kami kreasikan menjadi angkot balap, dengan harapan para sopir angkot yang ikut terpuruk di masa pandemi covid ini dapat bangkit kembali,” paparnya.

Evan sangat antusias menggarap graffiti ini karena dapat mengekpresikan jiwa seni, meskipun hujan menjadi sedikit kendala dalam prosesnya.

Sementara Junas dari perwakilan Graffiti Malang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif, karena menghilangkan pandangan bahwa seniman graffiti identik dengan vandalisme.

“Komunitas-komunitas di sini sangat solid, jadi akan malu sendiri jika melakukan vandalisme, seperti yang sempat terjadi di Jembatan Kahuripan beberapa waktu lalu yang dilakukan orang-orang tak bertanggungjawab,” tegasnya.

Junas beraharap ke depan Pemerintah mengadakan semacam festival, sehingga kreativitas para seniman akan semakin terwadahi.

“Paling tidak jembatan lainnya seperti Jembatan Mergosono bisa dijadikan untuk kegiatan selanjutnya,” tandasnya.

Jembatan Kedungkandang Malang semakin dipercantik dengan seni graffiti, dengan penorehan secara simbolis digelar dalam seremonial oleh Walikota H. Sutiaji bersama Forkompimda Kota Malang di lokasi jembatan, Senin (15/3/2021). Graffiti ini direncanakan sebagai kado ulang tahun Kota Malang pada 1 April mendatang. (ned)