Graffiti Bola Sampai Angkot Mulai Menghiasi Jembatan Kedungkandang Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 17 Mar 2021 20:01 WIB ·

Graffiti Bola Sampai Angkot Mulai Menghiasi Jembatan Kedungkandang Malang


 Graffiti Bola Sampai Angkot Mulai Menghiasi Jembatan Kedungkandang Malang Perbesar

BACAMALANG.COM – Perkembangan pelaksanaan graffiti di Jembatan Kedungkandang sudah menampakkan sebagian hasilnya. Pantauan Bacamalang.com, beberapa pilar sudah terpampang gambar-gambar menyolok mata, Rabu (17/3/2021).

Gambar-gambar tersebut disajikan sesuai konsep awal, yakni menonjolkan karakter Malang dengan tiga B-nya, yakni Bal-balan (sepakbola), Band-Band-an (musik) dan Balapan (otomotif), di era pandemi.

Seperti diungkapkan Charisma Michael Evan, salah satu seniman yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami berusaha menerapkan konsep awal tersebut ke dalam gambar, tapi tidak terlalu neko-neko,” ujar pria yang akrab disapa Evan ini.

Evan beserta timnya memilih angkutan kota (angkot), sebagai tema graffitinya. Alasannya, jenis angkutan ini sudah menjadi semacam ikon di Kota Malang.

Selain itu, imbuh dia, warnanya sangat sesuai dengan Arema yang identik dengan warna birunya.

“Namun kami kreasikan menjadi angkot balap, dengan harapan para sopir angkot yang ikut terpuruk di masa pandemi covid ini dapat bangkit kembali,” paparnya.

Evan sangat antusias menggarap graffiti ini karena dapat mengekpresikan jiwa seni, meskipun hujan menjadi sedikit kendala dalam prosesnya.

Sementara Junas dari perwakilan Graffiti Malang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif, karena menghilangkan pandangan bahwa seniman graffiti identik dengan vandalisme.

“Komunitas-komunitas di sini sangat solid, jadi akan malu sendiri jika melakukan vandalisme, seperti yang sempat terjadi di Jembatan Kahuripan beberapa waktu lalu yang dilakukan orang-orang tak bertanggungjawab,” tegasnya.

Junas beraharap ke depan Pemerintah mengadakan semacam festival, sehingga kreativitas para seniman akan semakin terwadahi.

“Paling tidak jembatan lainnya seperti Jembatan Mergosono bisa dijadikan untuk kegiatan selanjutnya,” tandasnya.

Jembatan Kedungkandang Malang semakin dipercantik dengan seni graffiti, dengan penorehan secara simbolis digelar dalam seremonial oleh Walikota H. Sutiaji bersama Forkompimda Kota Malang di lokasi jembatan, Senin (15/3/2021). Graffiti ini direncanakan sebagai kado ulang tahun Kota Malang pada 1 April mendatang. (ned)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tembus Forum Internasional di Tiga Negara, Mahasiswa Universitas Al-Qolam Malang Bikin Bangga Indonesia

14 Agustus 2026 - 21:20 WIB

GRIB JAYA Malang Raya Dorong Penguatan Keamanan Aset, Investasi Harus Diiringi Rasa Aman

14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Aturan Belanja Pegawai 30 Persen, Komisi I Apresiasi Strategi Bupati Malang dalam KUA-PPAS 2027

14 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Fapet Resmi Gunakan Nama Baru FAST UB, Tegaskan Transformasi Peternakan Berbasis Sains dan Teknologi

14 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pastikan Transaksi Akurat, Disperindag Malang Gelar Tera Ulang UTTP di Pasar Kepanjen

14 Agustus 2026 - 13:38 WIB

PKKMB FAST UB Pasupala Aruardhana 2026 Hadirkan Praktisi dan Kepala Dinas Peternakan Jatim, Tekankan Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Industri

14 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !