Inspiratif, Pemilihan Duta Pemuda Desa Talok Turen

Pemilihan Duta Pemuda Desa Talok Turen. (ist)

BACAMALANG.COM – Inspiratif, bisa jadi gelar Duta Pemuda Desa Talok Turen, menjadi satu-satunya di Kabupaten Malang bahkan Malang Raya.

Lewat sinergi, telah digelar pemilihan Duta Pemuda Desa Talok, dimulai pada Minggu (23/1/2022) dan puncaknya pada Sabtu (29/1/2022) nanti.

“Dengan adanya pemilihan Duta Pemuda Desa Talok ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang lebih aktif dalam mengembangkan segala aspek yang ada di desanya. Dengan bersatunya semangat pemuda saya yakin desa Talok akan lebih maju ke depannya,“ tegas Kepala Desa Talok,
Agus Harianto, Kamis (27/1/2022).

Sekilas info, Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang bisa dibilang menjadi satu-satunya desa yang menginisiasi kegiatan Duta Pemuda Desa.

Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa yang akan datang. Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya.

Di era saat ini, generasi muda banyak disebut sebagai generasi milenial. Generasi ini lahir setelah zaman generasi X, atau tepatnya pada kisaran tahun 1980 sampai tahun 2000-an. Jadi dapat diperkirakan bahwa saat ini generasi milenial memiliki rentang usia 17 hingga 37 tahun.

Diketahui bahwa generasi milenial sangat dekat dengan teknologi. Kehidupan generasi ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi dan internet, berbeda dengan generasi X dimana pengaruh dari teknologi belum terlalu menonjol seperti saat ini.

Generasi millenial lahir ketika handphone dan media sosial mulai muncul di Indonesia, sehingga wajar apabila generasi ini lebih melek teknologi dibanding generasi-generasi sebelumnya.

Ada pula perbedaan lain yang muncul antara generasi milenial dengan generasi-generasi sebelumnya, yaitu terkait dengan masalah budaya/ gaya hidup sehari-hari. Ada kecenderungan bahwa generasi millenial lebih suka mendengarkan musik dan hang out asyik bersama teman-temannya. Maka tak mengherankan bila banyak kafe atau tempat nongkrong lainnya yang ramai dikunjungi anak muda zaman now, karena itulah kehidupan sosial mereka.

Sementara itu, Dosen STIKes Kepanjen, Tri Nurhudi Sasono menuturkan, kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan bekal kepada pemuda yang ada di desa.

“Kegiatan pemilihan Duta Pemuda ini adalah salah satu progam pemerintah desa dan juga mahasiswa profesi Ners 2021-2022 STIKES Kepanjen serta Karang Taruna Desa Talok sebagai upaya menyiapkan bekal kepada pemuda yang ada di desa,” terang pria yang juga Ketua WPA Turen tersebut.

Diharapkan dari adanya pemilihan Duta Pemuda, mampu menjadikan pemuda desa yang kreatif, inovatif, mampu berpikir kritis dan mampu memberi solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.

“Tidak hanya itu, kegiatan yang diselenggarakan swadaya oleh para remaja Desa Talok ini juga sebagai upaya untuk menyadarkan dan juga mengajak para pemuda-pemudi desa agar mau ikut berkontribusi peduli dalam segala hal untuk dapat membuat desa menjadi lebih baik,” tukas pria yang juga pimpinan Ludruk Cahya Wijaya itu.

Dalam kegiatan pemilihan Duta Pemuda desa ini diikuti oleh pemuda-pemudi Desa Talok sebagai peserta dan menghadirkan beberapa perwakilan Duta Kabupaten Malang sebagai pemateri, yaitu Ervina Eka Saputri Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2021, Shera Veronika Indriani Duta Genre Kabupaten Malang 2020, dan Nico Fernanda Duta Genre Kabupaten Malang 2021, serta Akademisi STIKES Kepanjen Ners, Tri Nurhudi Sasono, M.Kep.

Acara puncak akan digelar Sabtu, 29 Januari 2022. Diagendakan dihadiri Wakil Bupati Malang. (*/had)