BACAMALANG.COM – Sebagai kawasan industri kreatif, di Malang Raya banyak bermunculan ekosistem yang bergerak di bidang tersebut, salah satunya, dengan banyaknya perusahaan rintisan (startup) yang bermunculan.
Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui pertumbuhan bisnis tersebut.
Inilah yang mendorong Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co), sebagai salah satu wadah startup di Malang Raya menggelar kegiatan Startup Brunch Time, Sabtu, 6 Agustus 2022 lalu.
Sedikitnya 21 pelaku startup, mulai MyEco, BangBeli, Let’s Play Indonesia, Jagoan Cloud, Woreking dan lainnya berkumpul untuk bertukar ilmu dan memperluas jejaring.
CEO Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co), Andina Paramitha mengatakan, kegiatan berkumpul seperti ini memang sudah lama ditunggu para startup.
“Alasan utamanya, memang mereka butuh networking, atau jejaring,” terangnya.
Perempuan yang akrab disapa Andien tersebut menguraikan, membangun jejaring, misalnya sharing knowledge terkait pitching session ini penting untuk menambah ilmu.
“Dari situ, mereka bisa memulai membangun kolaborasi dari hal sederhana, yakni bertukar nomor kontak,” lanjut dia.
Andien memaparkan, pertemuan ini banyak memunculkan hal-hal baru. Seperti kolaborasi Bang Beli dan Modal Kreatif, untuk membantu pendanaan kliennya.
Sementara salah satu peserta, Ariq Nugraha mengaku, sebagai startup baru pihaknya dapat belajar dari pengalaman dengan yang sudah mulai dahulu.
“Saya bisa belajar scale up (menumbuhkan) bisnis, kendala dan strateginya gimana, sehingga dapat belajar, dan menghindari kesalahan yang dilakukan,” ujar Owner Woreking tersebut.
Selain itu, ada Let’s Play Indonesia, yang juga bisa scale up usahanya dengan berjejaring bersama Ngalup.co. Saat ini, startup tersebut menjadi salah satu gamebased learning yang mewakili Malang di G20 di Bali.
Sedangkan, MyEco berhasil mengembangkan bisnisnya dengan mendapatkan klien lebih banyak. Bahkan, ia juga menjadi mentor dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.
Bahkan Startup Sidigs, yang bergerak di bidang pendidikan, aplikasinya sudah digunakan di beberapa sekolah di Malang dan Jawa Tengah.
Dari kegiatan ini pula, Andien mendapat informasi baru, bahwa startup membutuhkan kegiatan berjejaring yang lebih luas lagi.
“Seperti kegiatan Techibition yang pernah digelar bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Jagoan Indonesia sebelumnya,” imbuhnya.
Peserta juga jadi tahu apa yang harus diperbaiki dalam startupnya, serta bagaimana memperluas jejaring ke beberapa instansi.
“Hal ini sebagai bukti bahwa Ngalup.co menjadi hub, baik dari startup ke venture capital, bank, community sampai investor,” pungkasnya. (ned/lis)






















































