Jelang Nyepi, Umat Hindu Tengger Gelar Melasti di Bukit Widodaren Bromo - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 20 Mar 2023 08:30 WIB ·

Jelang Nyepi, Umat Hindu Tengger Gelar Melasti di Bukit Widodaren Bromo


 Iringan-iringan suku Tengger saat mengikuti upacara Melasti di kaki bukit Widodaren, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Minggu (19/3/2023). (Nedi Putra AW) Perbesar

Iringan-iringan suku Tengger saat mengikuti upacara Melasti di kaki bukit Widodaren, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Minggu (19/3/2023). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Menjelang perayaan Nyepi tahun Saka 1945, umat Hindu Tengger menggelar ritual Melasti. Ritual ini dihelat di mata air bukit Widodaren, kawasan Bromo, Minggu (19/3/2023).

Ribuan umat Hindu Tengger melakukan upacara ini sejak pagi hingga sore. Mereka berduyun-duyung menuju ke mata air Widodaren membawa jempana dan prasana persembahyangan yang disucikan. Suku Tengger yang datang ini berasal dari Brang Wetan (Probolinggo) dan Brang Kulon (Pasuruan).

Salah satu upacara dalam rangkaian Melasti menjelang Nyepi di kaki bukit Widodaren, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Minggu (19/3/2023). (Nedi Putra AW)

Ketua Panitia Nyepi Kabupaten Pasuruan untuk Tahun Saka 1945 Rama Adi Prasetya menuturkan, upacara ini bertujuan untuk menyucikan diri bagi umat menjelang pelaksanaan Nyepi.

“Baik secara ‘sekala’ dan ‘niskala’, yakni baik orangnya maupun bendanya semua disucikan di mata air yang disakralkan ini,” ungkapnya kepada BacaMalang.com, Minggu (19/3/2023).

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan kali ini ada 48 jempana yang dibawa ribuan umat yang hadir. Suasana di kaki bukit Widodaren pun menjadi lautan manusia, laki-laki, wanita, bahkan anak-anak. Meski demikian, upacara di tengah cuaca yang cukup cerah siang tersebut berlangsung dengan khidmat.

Warga suku Tengger berbondong-bondong menyeberangi lautan pasir dengan membawa jempana serta bendera untuk mengikuti upacara Melasti jelang Nyepi di kaki bukit Widodaren di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Minggu (19/3/2023). (Nedi Putra AW)

Ia menjelaskan rangkaian upacara dalam Nyepi yang dilakukan umat HIndu. Setelah ini pihaknya mempersiapkan ritual Tawur Agung Kesanga yakni pawai Ogoh-ogoh, kemudian Nyepi dengan Catur Brata Penyepian, yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan.

“Kemudian ada Ngembak Geni dan rangkaian terakhirnya adalah Dharmasanti pada bulan Mei mendatang,” tandas pria yang juga guru dan penyuluh di SD Ngadiwono 2 Kabupaten Pasuruan ini.

Bagi warga suku Tengger,  Melasti ini sangat berarti untuk perjalanan spiritual mereka. Umat Hindu yang datang tak hanya berdoa dan menyucikan diri serta barang, mereka juga mengambil air suci dari Gua Widodaren yang berada di atas gunung. Air tersebut kemudian dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk menyucikan harta bendanya.

Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki



Artikel ini telah dibaca 326 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Viral Usai Bobol Konter HP, Residivis Spesialis Curat Dibekuk Satreskrim Polresta Malang Kota

1 Juli 2026 - 09:39 WIB

BeSS Resort Malang Ajak Anak Belajar dari Alam Lewat “Kembali ke Kebun”

1 Juli 2026 - 09:34 WIB

Polres Batu Tuntaskan 6 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Seluruh Berkas Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Juli 2026 - 09:21 WIB

Edukasi PLTS Hadir di Kampung ProKlim Madyopuro, Teknik Elektro ITN Malang Dorong Kemandirian Energi Warga

1 Juli 2026 - 09:15 WIB

OJK Malang Perkuat Budaya Menabung Pelajar Melalui Program KEJAR dan RABU di Kabupaten Malang

1 Juli 2026 - 08:58 WIB

Kepergok Warga Saat Gasak Motor, Pelaku Curanmor di Kota Batu Babak Belur Diamuk Massa Sebelum Diamankan Polisi

1 Juli 2026 - 06:25 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !