Kawan Seperjuangan! Adian Napitupulu Puji Sepak Terjang Cak Abdul Qodir - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 16 Okt 2023 19:15 WIB ·

Kawan Seperjuangan! Adian Napitupulu Puji Sepak Terjang Cak Abdul Qodir


 Adian Napitupulu saat berjumpa Cak Abdul Qodir disela-sela mendampingi Ganjar Pranowo di Kota Malang. (ist) Perbesar

Adian Napitupulu saat berjumpa Cak Abdul Qodir disela-sela mendampingi Ganjar Pranowo di Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Politisi senior PDI Perjuangan Adian Napitupulu memberikan pujian terhadap Abdul Qodir atau yang akrab disapa Cak Adeng. Memiliki latar belakang yang sama, yaitu mantan aktivis, Adian tidak segan menyebut Cak Adeng sebagai kawan seperjuangan.

Adian yang kini duduk sebagai anggota DPR RI tersebut terang-terangan mengatakan bahwa Cak Adeng merupakan sahabat yang rela berkorban dan berjuang untuk kepentingan bangsa.

“(Cak Adeng, red) orang baik. Berjuang untuk Indonesia,” kata Adian dalam video yang diterima bacamalang di sela-sela kegiatan saat mendampingi Capres Ganjar Pranowo di Kota Malang, Senin (16/10/2023).

Cak Adeng yang juga Caleg Dapil V Kabupaten Malang kemudian menyampaikan bahwa sosok Adian Napitupulu merupakan panutan. Menurut Cak Adeng, Adian dan dirinya memiliki latar belakang yang sama sebagai aktivis, meskipun ranah pergerakannya berbeda.

“Bung Adian ini kawan seperjuangan yang memiliki pengalaman yang sama sebagai aktivis pergerakan sosial. Hanya yang membedakan beliau bergerak di nasional, sementara saya konsen dengan isu-isu sosial di daerah,” ujar Cak Adeng.

Pria yang menjabat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menambahkan, sejatinya pada saat peristiwa 1998 meletus, dirinya memang mengambil keputusan untuk tetap bergerak di daerah dengan pertimbangan lebih menjaga stabilitas pergerakan.

“Kenapa kemudian dahulu pada tahun 1998 saya tidak mau ikut bergerak di Jakarta, saya berfikir sederhana saja, kalau semua bergerak di Jakarta siapa yang mau mengurusi persoalan rakyat di daerah. Atas pemikiran itulah kemudian saya dan beberapa kawan-kawan aktivis Exponen 98 Jawa Timur, khususnya Tapal Kuda, tetap memilih tinggal di daerah,” tegas Cak Adeng.

Cak Adeng pun bilang, hingga detik ini, para mantan aktivis baik di daerah maupun tingkat nasional masih intensif berkomunikasi.

“Kita dengan teman-teman yang di Jakarta selalu komunikasi, kita selalu menyampaikan permasalahan masyarakat yang ada di daerah, apabila penyelesaian permasalahan itu harus ada campur tangan pusat, dalam artian Menteri atau Presiden,” jelasnya.

Cak Adeng menambahkan, bahwa dalam proses pencalegan Adian dan dirinya memiliki pengalaman yang sama, yakni sama-sama di dorong oleh Wakil Ketua MPR RI Dr Ahmad Basarah.

“Saat memutuskan menjadi politisi dan ikut dalam proses pencalegan, saya dan Bung Adian punya pengalaman yang sama, kami sama-sama di dorong oleh Senior yang menjadi Panutan kami, Wakil Ketua MPRRI Dr. Ahmad Basarah dan syarat menjadi Caleg pun juga sama, yakni potong rambut dan belajar pakai kemeja,” pungkasnya sambil tertawa.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 281 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BPIP Gandeng Disdik Kabupaten Malang, Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Debat dan Gelar Karya Pelajar

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Kejari Kota Malang Gandeng Ketua SPPG, Perkuat Budaya Integritas Lewat Kampanye Anti-Korupsi 2026

25 Juni 2026 - 10:52 WIB

Bermodal Seragam Dinas, Dua Pejabat Gadungan Tipu 227 Warga Lawang

25 Juni 2026 - 10:04 WIB

Puncak Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Malang Usung Semangat Nasionalis Religius dan Fungsi Penyeimbang Pemerintah

25 Juni 2026 - 08:58 WIB

Praktisi HAM Desak Pemalsuan Dokumen Dikecualikan dari Daluwarsa: Jangan Biarkan Pelaku Lolos karena Menyembunyikan Kejahatan

24 Juni 2026 - 20:41 WIB

Selalu Beda dan Bikin Heppie, UIBU Gelar Seminar Hasil dalam Format Festival

24 Juni 2026 - 20:34 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !