BACAMALANG.COM – Pengolahan biji kopi menghasilkan produk samping yaitu kulit kopi yang kemudian berpotensi menjadi limbah. Namun kulit kopi ini ternyata dapat dimanfaatkan menjadi cascara, sebuah minuman dengan citarasa unik.
Cascara inilah yang dikembangkan Kedaily Coffee & Kitchen di Jalan PTP II PERMATA Jl. Soekarno Hatta No.A2, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang.
Kedai yang berlokasi di kawasan Soendari Batik & Art Gallery ini menyuguhkan kopi cascara sebagai salah satu sajian khas atau signature menu-nya.
Kopi ini dapat disajikan panas atau dingin. Sekilas tampilannya cenderung mirip teh daripada kopi. Bahkan banyak pengunjung yang tidak mengira bahwa minuman yang mereka pesan itu adalah berbasis kopi.
“Rasanya enak, segar kayak lemon tea, padahal ini bahannya dari kulit kopi. Saya malah nggak mengira kalau rasanya lebih mirip teh gitu,” ungkap Rospita, siswa SMK 3 Kota Malang yang menikmati kopi cascara bersama rekan-rekannya di kedai tersebut awal pekan lalu.
Senada dengan Rospita, pengunjung lainnya juga tidak mengira akan menikmati sensai yang lain saat menikmati kopi cascara.

Kesegaran cascara, yang justru kerap disebut teh karena dari segi rasa, cascara tidak berasa seperti kopi. (Nedi Putra AW)
“Saya nggak begitu suka kopi, tapi minum cascara ini malah tidak kepikir ini kopi karena rasanya memang lebih ke teh,” ujar Sasha, siswa SMK 11 Kota Malang yang menyempatkan berkunjung ke kedai ini.
Pengelola Kedaily mengungkapkan, awalnya pemanfaatan kulit kopi untuk cascara ini berawal dari sample yang ia peroleh dari ibu owner Batik Soendari.
“Setelah kita olah, otak-atik akhirnya kita dapat seperti yang digunakan sekarang,” ujar wanita yang akrab disapa Fia ini.
Fia, yang menggeluti bisnis kopi sejak 2019 ini mengaku tidak terlalu mengalami kesulitan dalam proses pembuatan cascara ini.
Bahan kering ia peroleh dari coffee roastery di Malang, yang kemudian dikupas dan dikeringkan serta melalui beberapa tahap hingga diracik oleh Uut, koleganya yang merupakan barista di Kedaily Coffee & Kitchen.
“Cascara sendiri sebenarnya sudah umum digunakan, namun kalau di Malang saya melihat masih belum banyak warkop atau kafe yang menyajikan, sehingga kami berpandangan akan cocok jika cascara ini kami gunakan sebagai signature menu dari Kedaily Coffee & Kitchen ini,” jelasnya.
Sementara ini pihaknya telah menyediakan cascara dalam kemasan kaleng yang dapat digunakan untuk 8 kali penyajian.
Selain sajian cascara, ternyata keunikan lain di sini adalah tersedia paket Membatik Sambil Ngopi, yang bekerjasama dengan Batik Soendari.
“Kami berkolaborasi dengan Soendari Batik & Art Gallery pada bulan Mei 2024 lalu lewat bundling membatik dan kopi. Ternyata sambutan pengunjung ternyata cukup bagus. Mereka merasakan sensasi unik membatik lewat Starter Pack Kit dari Batik Soendari sambil bersantai di sini, apalagi ditemani cascara kopi yang bercitarasa unik,” tandas wanita berkacamata ini.
Sejumlah literatur menyatakan, cascara atau kopi ceri merupakan teh alternatif dari kulit buah kopi.
Kerap disebut teh karena dari segi rasa, cascara tidak berasa seperti kopi dan dari segi kandungannya kadar kafein yang terkandung di dalamnya ternyata sangat rendah, sehingga menjadi salah satu minuman yang aman untuk dikonsumsi.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor: Aan Imam Marzuki





















































