Keraton Surakarta Dukung Kopi Sumberdem, Ikut Dipamerkan di Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif

Caption : Ketua Lembaga dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta, GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng), dan istri Pak Gesang. (ist)

BACAMALANG.COM – Produk kopi Kabupaten Malang, memiliki potensi besar yang butuh pengembangan. Menariknya, upaya sinergi dan dukungan terus mengalir dari berbagai pihak termasuk dari Keraton Surakarta Jawa Tengah.

“Alhamdulillah saya turut hadir di peringatan ulang tahun Organisasi Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) ke – 90 di Keraton Surakarta,” tutur Tokoh Pemuda Kampoengkopi Sumberdem, Sukadianto, Kamis (2/12/2021).

Ia menjelaskan selain bertemu dengan Ketua Lembaga dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta, GKR Koes Moertiyah Wandansari akrab disapa Gusti Moeng, dan suaminya Gusti Wirobumi (putra dari Sinuwun Paku Buwono ke – XIII) juga perwakilan pengurus Pakasa se – Nusantara yang bisa hadir.

“Yang hadir dalam acara ini, Bapak Gesang Pambudi beserta istri dan rombongan Pakasa dari Malang,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pihak Keraton turut
mendukung Kopi Sumberdem, lewat pengurus Pakasa Kabupaten Malang, Gesang Pambudi.

“Produk kampoengkopi Sumberdem 1832 diperkenankan untuk mengisi bazar di Keraton Surakarta, mulai tanggal 29 November – 5 Desember. Dan alhamdulillah beliau berkenan untuk berfoto dengan produk Kami,” paparnya.

” Beliau berpesan untuk selalu melestarikan budaya Jawa dan ikut membantu berkembangnya UMKM dan pemberdayaan masyarakat yang berbasis lokal,” tukasnya.

“Harapan saya semoga melalui acara-acara seperti ini budaya Jawa terus bisa lestari dan menjadikan suguhan wisatawan. Dengan seperti itu UMKM yang tidak bisa lepas dari destinasi wisata akan ikut berkembang juga sehingga pemberdayaan masyarakat lokal akan ikut berkembang,” urainya.

Seperti diketahui, Organisasi Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) merayakan ulang tahun ke-90 dihadiri seluruh jajaran elemen Lembaga Dewan Adat (LDA) bersamaan digelar Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif berlangsung 30 November hingga 5 Desember.

Sejak berdirinya tanggal 29 November 1931, hingga bergabungnya Keraton Mataram Surakarta dengan NKRI, jarang sekali diperingati hari kelahiran organisasi yang pernah didirikan oleh Sinuhun Paku Buwono (PB) X.

Acara diikuti peserta dari 19 Kebupaten, diantaranya Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu, beberapa pameran UKM akan digelar. Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) sampai hari ini berkembang dan membantu banyak pelestarian di daerahnya masing-masing. (had)