Kompetisi V60 dan Edukasi Kopi Khas Lawang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 21 Okt 2020 10:24 WIB ·

Kompetisi V60 dan Edukasi Kopi Khas Lawang


 Kompetisi V60 dan Edukasi Kopi Khas Lawang Perbesar

BACAMALANG.COM – Forum Kopi Lawang, yang baru saja berdiri, mengadakan acara Lawang Fun, yang di naungi oleh Forum Kopi Lawang sendiri. Acara yang bertajuk Fun Brewing ini, dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2020 di Kosulas Coffee.

Tak hanya fun brewing, acara ini bertujuan untuk mengenalkan Forum Kopi Lawang, yang baru saja berdiri pada bulan Agustus 2020 serta membagikan kopi gratis bagi pengunjung yang datang pada acara tersebut.

Acara fun brewing, yang fokus pada kompetisi V60 ini di ikuti oleh 24 peserta, yang masing-masing peserta adalah dari wilayah Malang Raya, Batu, Pasuruan Raya, Sidoarjo dan Surabaya.

Adapun tujuan dari acara Lawang Fun sendiri, ada sebagai berikut :

  1. Mengenalkan adanya Forum Kopi Lawang
  2. Meningkatkan kopi lokal wilayah Lawang sendiri, dengan dikenalkan kepada berbagai pihak.
  3. Mengadakan kompetisi seduh kopi (brewing competition) dengan maksud membantu penyeduh untuk belajar, melatih keterampilan, mental, serta sebagai naungan untuk kompetisi berskala besar.
  4. Memberikan kopi gratis kepada pengunjung dengan menggunakan kopi lokal wilayah Lawang, agar mengerti dan mengetahui rasa kopi lokal wilayah Lawang.

Pada kesempatan kali ini, ada 2 kopi yang diperkenalkan kepada para pengunjung yaitu kopi yang berasal dari bukit lincing yang diolah oleh Bapak Heri beserta timnya.

Kopi yang ditanam di ketinggian 1.100 – 1.400mdpl dan proses paska panen fullwash tersebut, biji kopi memiliki rasa acidity (keasamaan) yang menyenangkan dan rasa manis yang cukup dan bersih.

Kemudian ada juga kopi yang berasal dari bukit budug asu yang ditanam di ketinggian 1.100-1.250mdpl dan diolah oleh Bapak Andri beserta timnya. Buah kopi tersebut diolah pasca panen dengan metode anaerobic fermentation yaitu buah kopi difermentasi dengan cara dibekap didalam tanki yang kedap udara selama 7 hari untuk memamksimalkan penyerapan sukrosa yang ada dalam buah kopi ke dalam biji kopi tersebut, sehingga memberikan sensasi rasa buah yang jelas, sangat manis dan menyenangkan.

Harapan pada kesempatan kali ini para pengolah menyampaikan bahwa agar para pengunjung yang datang dari berbagai daerah tersebut bisa menikmati rasa kopi dari bukit –bukit yang ada dibawah kaki gunung Arjuna khususnya dari wilayah Lawang dengan kualitas yang tinggi. (*/far)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Sekolah Makin Seru, Mikutopia Hadirkan Journey of Wonderland dengan Parade Budaya Spektakuler

23 Juni 2026 - 17:29 WIB

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !