Lestarikan Tradisi, Unisma Silaturahim dan Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha’ - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 31 Agu 2020 21:21 WIB ·

Lestarikan Tradisi, Unisma Silaturahim dan Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha’


 Lestarikan Tradisi, Unisma Silaturahim dan Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha’ Perbesar

BACAMALANG.COM – Universitas Islam Malang (Unisma) memiliki tradisi untuk berkunjung ke pondok pesantren. Tujuannya, di samping untuk bersilaturahim, sekaligus ngaji bareng Kyai.

Kali ini (31/8) Unisma bersama Pengurus Yayasan dan juga Pimpinan Fakultas serta unit lembaga berkunjung ke KH. Ahmad Baha’uddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha’ yang merupakan pengasuh pondok pesantren tahfidzul Qur’an LP3IA Rembang Jawa Tengah juga Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menuturkan bahwa tidak salah kalau Universitas Islam Malang di samping silaturahim juga mengaji. Dalam hal ini tidak semata-mata menghadirkan kyai tetapi dalam suatu waktu Unisma juga mendatangi kyai.

“Sudah lama sebenarnya Kami ingin mengaji kepada beliau, Alhamdulillah baru saat ini Allah memberikan kesempatan kepada Kita semuanya dan mudah-mudahan Kita mendapatkan manfaat dan berkah dari pengajian ini” ujarnya.

Maskuri menuturkan, perdamaian itu menjadi sebuah ajaran yang dicontohkan dan ditekankan oleh Nabi Besar Muhammad SAW.

Sehubungan dengani itu dalam kesempatan ngaji kebangsaan Unisma Bersama Gus Baha’ kali ini mengangkat Tema Dialektika Islam dan Kebangsaan : Tafsir Islam Damai Untuk Keharmonisan,” tutur Maskuri.

Dalam pengajiannya, Gus Baha menyebutkan ada satu madzab yang semua warga Unisma harus tahu bahwa menjelaskan itu tidak lebih baik jadi karena seakan-akan belum melakukan.

“Indonesia itu dulu kedatangan Islam tidak pernah dipertentangkan antara Islam dan negara sehingga diskusi itu sudah salah, karena para wali itu ndak pernah mempertentangkan Islam dan keIndonesiaan atau kebhinekaan. Para wali itu misinya dakwah, dimana-mana dakwah itu pasti ketemu yang berbeda. Mulai dari beda agama, pilihan mazhab, tradisi jadi tidak perlu dipertentangkan Tetapi malah itu jadi lahan dakwah,” terang Gus Baha.

Kegiatan ngaji kebangsaan ini juga dapat kembali disaksikan di akun resmi youtube HumasUnismaOfficial maupun NUChanel. Beberapa jam setelah siaran pengajian diunggah, sudah ditonton lebih dari 10 ribu kali. (*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

139 Gempa Terekam di Jatim Sepekan, Aktivitas Terbanyak Terjadi di Selatan Jawa

5 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Sempat Rasakan Gempa 6.1 M dan Dijamu Kapolsek di Ruteng, Kisah Relawan Malang di Misi Kemanusiaan NTT

4 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Tanam 1.000 Pohon di PPSN VI, Khofifah Ajak Santri Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan

4 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Hadapi Gempuran AI dan Media Sosial, Ketum PWI Pusat Tekankan Independensi Pers

2 Oktober 2026 - 23:21 WIB

PWI Perkuat Jaringan Digital, Website PWI.or.id Kini Terkoneksi di 38 Daerah

2 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Pimpin Korps Kenaikan Pangkat, Danlanud Abd Saleh Dorong Perwira Makin Profesional

2 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !