Menengok Semangat Berjualan Penjual Kupang Lontong di Kepanjen - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 24 Feb 2024 15:45 WIB ·

Menengok Semangat Berjualan Penjual Kupang Lontong di Kepanjen


 Menu kuliner Kupang Lontong beserta Sate Kerang yang Yummy kini makin disukai warga Malang Raya. (ist) Perbesar

Menu kuliner Kupang Lontong beserta Sate Kerang yang Yummy kini makin disukai warga Malang Raya. (ist)

BACAMALANG.COM – Menu kupang lontong hingga kini semakin banyak disukai masyarakat Malang Raya. Namun sayangnya penjual kupang lontong dirasa masih jarang dan langka di Malang Raya ini.

Memanfaatkan ceruk pasar yang masih kosong ini, Tatik Wahyuni membuka usaha warung kupang lontong bertempat di Taman Contong Kepanjen Kabupaten Malang.

“Kami buka sejak tahun 2000. Dengan modal sekitar Rp 1 juta. Kami memilih usaha ini karena di daerah Kepanjen tidak ada jualan kupang,” tegas Tatik kepada BacaMalang.com, Sabtu (24/2/2024) memulai ceritanya.

Ia memperoleh bahan baku kupang didatangkan dari Pasuruan. Seporsi kupang lontong plus sate kerang serta es degan menjadi paket yang wajib dicoba.

Apalagi harga yang dipatok terjangkau dan tidak menguras isi dompet. Selain berjualan di lokasi tersebut, ia juga biasa melayani pesanan (Delivery Order/DO).

Sehari-harinya ibu satu putra ini berjualan di jantung Kota Kepanjen yakni Taman Contong tidak jauh dari stasiun kereta api ibu kota Kabupaten Malang ini

Setiap harinya pengunjung taman yang biasanya ramai pada pagi dan sore hari, mampir membeli makanan sehat dan bergizi tersebut.

“Alhamdulillah jualan kami ramai. Sebagian pengunjung Taman Contong biasanya mampir beli kupang,” tuturnya.

Dikatakannya, pembeli kupang berasal dari berbagai lokasi, baik Malang Raya, maupun luar Malang.

“Kadang luar kota kadang penduduk lokal,” ungkapnya.

Ia menuturkan, selayaknya roda berputar, omzet yang diperoleh juga naik turun. Kadang faktor cuaca turut berpengaruh

“Kalau musim hujan pendapatan menurun,” jelasnya.

Meski demikian, Tatik berharap jualan bisa lancar karena penggemar setia kupang tetap ada.

“Pangsa pasar itu tetap ada. Sekarang makin banyak orang gemar kupang. Jadi pembeli setia juga banyak,” imbuhnya mengakhiri.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 257 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNESA Gelar Pelatihan Susun Instrumen Evaluasi Berbasis AI Bagi Guru SMA Barunawati Surabaya

10 Mei 2026 - 16:46 WIB

“Ngleremno Ati”, Saat Kelompok Bermain Mlebu Metu Ajak Malang Menepi dari Kegaduhan

9 Mei 2026 - 11:31 WIB

Tiga Dekade Sheila On 7: Single ‘Sederhana’ Jadi Hadiah Manis untuk Sheilagank

8 Mei 2026 - 10:15 WIB

Siswi SMAN 3 Malang Raih Gold Medal ISIF 2024, Ciptakan Salep Alami untuk Penyembuhan Luka Diabetes

7 Mei 2026 - 08:28 WIB

“Ngleremno Ati” Akan Digelar, Ruang Bunyi dan Jagongan Seni ala Kelompok Bermain Mlebu Metu

5 Mei 2026 - 16:53 WIB

Kelompok Penyanyi Jalanan dari Berbagai Daerah Bersatu di Bulungan, Rayakan Ulang Tahun ke-44

3 Mei 2026 - 01:06 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !