Menginspirasi! Tim DM, KKN Tematik LPPM UB dan Pesantren Manajer Tholabie Olah Bunga Telang Menjadi Teh - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 25 Agu 2022 14:35 WIB ·

Menginspirasi! Tim DM, KKN Tematik LPPM UB dan Pesantren Manajer Tholabie Olah Bunga Telang Menjadi Teh


 Menginspirasi! Tim DM, KKN Tematik LPPM UB dan Pesantren Manajer Tholabie Olah Bunga Telang Menjadi Teh Perbesar

BACAMALANG.COM – Tanaman Telang dengan bunga berwarna ungu cantik, dikenal dengan nama Butterfly Pea yang dalam bahasa latin disebut Clitoria Ternatea.

Tanaman ini tumbuh menjalar dan dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pagar atau elemen penutup pada lansekap.

Pertumbuhannya cukup cepat dan perawatannya mudah. Hanya dengan ditempatkan di area yang cukup sinar matahari dan disiram secara rutin.

Bunga Telang akan muncul 2-3 bulan setelah bibit ditanam. Manfaat Bunga Telang untuk kesehatan sangat banyak.

Air seduhan bunga telang bermanfaat meningkatkan imunitas, memiliki anti oksidan tinggi, menurunkan stress, menstabilkan tekanan darah, dan merelaksasi sel-sel syaraf mata yang tegang.

Teh Telang dapat dikonsumsi secara langsung dengan menyeduh 2-3 kuntum bunga telang segar.

Agar dapat disimpan dalam waktu lebih lama, Bunga Telang dikeringkan secara alami selama 2-3 hari atau di oven selama kurang lebih 2 jam.

Berfoto bersama di sela kegiatan pengolahan Bunga Telang. (ist)

Air seduhan Telang dapat langsung .diminum. Rasanya sama dengan air putih biasa.

Teh Telang juga dapat dicampur dengan madu atau gula. Jika ditambah mint dan jeruk nipis rasanya menjadi lebih nikmat.

Selain kuntum bunganya, dari budidaya Telang dapat juga diambil biji bunga Telang untuk dijual sebagai bibit.

Dosen-dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya bersama Pesantren Manajer Tholabie berupaya mengangkat potensi Bunga Telang sebagai produk unggulan Kampung Eduwisata Baran melalui program Doktor Mengabdi dan KKN Tematik LPPM UB.

Kampung yang terletak di Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ini, cocok untuk budidaya Telang.

Dari tanaman Telang budidaya warga, dosen dan mahasiswa UB mengolah bunga telang menjadi bunga kering dan teh celup.

Teh celup dikemas dalam kantong teh yang memenuhi standar food-grade dan bebas klorin sehingga khasiat Teh Telang dapat betul-betul dirasakan oleh konsumen.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 1 semester. Mahasiswa yang terlibat berasal dari Prodi S1 Departemen Arsitektur Universitas Brawijaya.

Mereka terlibat dalam kegiatan pendataan, pembagian bibit Telang, desain logo dan kemasan, proses pengemasan, pembuatan konten untuk digital marketing, pembuatan video kegiatan, serta proses pengolahan telang menjadi minuman telang kering dan segar yang diberi merk Tahes Tea.

“Program pengolahan Bunga Telang menjadi Teh Telang ini baru pertama kali dilakukan di Kampung Baran. Alhamdulillaah masyarakat cukup antusias. Jumlah masyarakat yang berpartisipasi meningkat dibandingkan program DM kami tahun lalu,” tutur ketua tim DM, Dr.Ir. Ema Yunita Titisari, ST.,MT.

“InshaAllah tim Doktor Mengabdi yang merupakan kolaborasi dosen-dosen di Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Hukum bersama Pesantren Manajer Tholabie juga membantu proses pendaftaran merek dan sertifikasi halal. Pesantren Manajer Tholabie merupakan inisiator Eduwisata Kampoeng Buah Bercahaya Baran di Kelurahan Buring ini. Semoga Tahes Tea dapat diterima oleh masyarakat, dan bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian warga serta kesehatan masyarakat secara luas,” tukasnya.

Untuk diketahui, Pesantren Manajer Tholabie yang berlokasi di Kelurahan Buring merupakan pesantren dengan platform wirausaha, khususnya di bidang pertanian organik dan terpadu (integrated and organic farming). Kolaborasi ini sekaligus menjadi ajang aplikasi IPTEKS bagi masyarakat oleh mahasiswa dan dosen, serta peningkatan partisipasi dosen dan mahasiswa dalam kegiatan luar kampus.

#TemanUB #dm_ub #kknbrawijaya #kknlppmub (*/had)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Enam Bulan, Polres Batu Bongkar 40 Kasus Narkoba dan Ringkus 47 Tersangka

30 Juni 2026 - 20:41 WIB

Polres Batu Bongkar Jaringan Penadah Motor Curian: Dua Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

30 Juni 2026 - 18:04 WIB

Wakil Ketua PERADI Kepanjen Soroti 3 Catatan Hukum Proyek Alun-Alun Kepanjen

30 Juni 2026 - 14:39 WIB

Polisi Bekuk Pencuri PS4 di Pakis

30 Juni 2026 - 11:24 WIB

Prestasi Membanggakan, Kota Malang Terbaik di Jatim dalam Pencegahan Perkawinan Anak

30 Juni 2026 - 07:56 WIB

Grand Paviliun RSSA Hadirkan Layanan VVIP Modern, Khofifah: Pasien Tak Perlu Dipindah ke ICU

29 Juni 2026 - 22:13 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !