Menuju New Normal, Pasar Oro-Oro Dowo Jadi Percontohan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 31 Mei 2020 16:50 WIB ·

Menuju New Normal, Pasar Oro-Oro Dowo Jadi Percontohan


 Menuju New Normal, Pasar Oro-Oro Dowo Jadi Percontohan Perbesar

BACAMALANG.COM – Pasar Oro-Oro Dowo kota Malang menjadi salah satu pasar percontohan menuju masa New Normal. Pasar ini juga mendapatkan apresiasi tersendiri dari Sekda Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono.

Dalam kunjungannya ke Pasar Oro-oro Dowo itu, Heru melakukan pengecekan sekaligus membagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, sarung tangan, dan Face Shield kepada penjual dan pengunjung.

Pemprov Jatim juga membagikan APD kepada masyarakat di Pasar Oro-oro Dowo dan pasar Klojen berupa masker sebanyak 1000 buah, sarung tangan plastik 2000 pasang, hand sanitizer 350 botol, face shield plastik 500 buah, sabun cair 5 liter dan wastafel sebanyak 4 buah.

Heru menilai dengan berakhirnya PSBB, Pemprov Jatim langsung lakukan pengecekan ke beberapa lokasi.

“Pasar Oro-oro Dowo ini sudah bersih, masyarakatnya juga terpantau lebih tertib. Saya rasa bisa jadi salah satu pasar yang menjadi percontohan untuk menghadapi fase baru atau New Normal”, kata Heru, Minggu (31/5/2020).

Meski masa PSBB di kota Malang telah berakhir, para pedagang di pasar juga masih menggunakan sistem buka ganjil genap.

“Memang Malang Raya ini saat Pembatasan Sosial Berskala Besar tergolong siap, maka hanya butuh satu putaran PSBB dan kini siap menuju new normal. Semoga masa transisinya nanti juga cukup 7 hari dan tidak diperpanjang menjadi 14 hari,” lanjut Heru.

Sementara itu, Walikota Malang, H. Sutiaji berharap kepada masyarakat kota Malang ditengah masa transisi ini untuk tetap waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin.

“Masa New Normal bukan berarti kita kembali normal seperti sebelum Covid. Namun kita harus bisa hidup berdampingan dengan Covid pada masa tatanan hidup yang baru”, tutup Sutiaji. (lis/red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mbok Jamu Terlilit Utang, Lawang Netizen Turun Tangan Bayarkan Tunggakan

18 September 2026 - 16:28 WIB

Polresta Malang Kota Sabet Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Polres Kelompok C

18 September 2026 - 13:57 WIB

25 Tahun Terisolasi Tembok Perumahan, Warga Dau Kembali Mengadu ke DPRD Kabupaten Malang

18 September 2026 - 12:25 WIB

Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Cara Pemberhentian Purbaya: Kekuasaan Tetap Harus Menjaga Martabat

18 September 2026 - 09:40 WIB

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pembobol Rumah Kosong di Kepanjen, Motor hingga Emas Digondol

18 September 2026 - 08:20 WIB

Hadirkan Pakar Universiti Kebangsaan Malaysia, Departemen Bahasa dan Sastra FIB UB Gelar Program Adjunct Professor Batch 5

18 September 2026 - 07:34 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !