Ngamuk, Orang Gila di Bululawang Serang Balita Hingga Tewas - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 11 Mei 2020 14:46 WIB ·

Ngamuk, Orang Gila di Bululawang Serang Balita Hingga Tewas


 Ngamuk, Orang Gila di Bululawang Serang Balita Hingga Tewas Perbesar

BACAMALANG.COM – Dua balita di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang menjadi korban penyerangan orang gila. Satu balita harus meregang nyawa akibat peristiwa tersebut.

Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.15 WIB, Senin (11/5/2020). Pelaku penyerangan tersebut yaitu Sudi (40).

Sudi melakukan penyerangan terhadap AZ (9) dan VN (2). Tidak hanya balita malang itu, Sudi juga menyerang kakek kedua korban, Senun (65).

“Pelaku menyerang menggunakan sabit. Saat itu kedua korban ada di dalam rumah. Kebetulan pelaku ini dengan korban tetangga,” kata Pujiyono.

Akibat peristiwa penyerangan itu, VN harus menghembuskan nafas terakhir lantaran menderita luka pada bagian dagu. Sedangkan kedua korban lainnya, masih bisa diselamatkan meskipun menderita luka yang parah pada bagian kepala. Senun dan AZ saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Delima Gondanglegi.

“Luka di kepala, kakeknya juga di kepala. Kakeknya sempat melawan kemudian dibantu tetangga dan Bhabinkamtibmas. Langsung ditangkap saat itu juga dan dibawa ke kantor desa,” tuturnya.

Setelah ini, kata Pujiyono, pelaku akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wedyodiningrat Lawang. Mengenai proses hukum, meskipun pelaku gila, akan tetap dilanjutkan.

“Setelah ini kita bawa ke RSJ. Pelaku juga sudah pernah dirawat disana, kemudian keluar Januari 2019 lalu. Ini mungkin pas obatnya habis. Untuk proses hukum kita tetap, tinggal nanti tunggu di Pengadilan,” tukasnya. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Satu Komando Hadapi Bencana, Polres Malang Cek Kesiapan Personel dan Peralatan

6 November 2026 - 13:16 WIB

Hak Dibela, Sengketa Diselesaikan: Kiprah Agus Subyantoro & Partners di Kepanjen

6 November 2026 - 13:04 WIB

Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan

6 November 2026 - 12:23 WIB

Antisipasi Gangguan Air, Tugu Tirta Siagakan Tangki Gratis Selama Peremajaan 13 SPAM

6 November 2026 - 11:06 WIB

Arema Samarinda Siap Dilantik, Pulang ke Malang untuk Pererat Persaudaraan dan Silaturahmi

6 November 2026 - 06:40 WIB

Laporan 110 Ditindaklanjuti, Polisi Evakuasi Pria Meninggal di Kamar Kos Lowokwaru

5 November 2026 - 21:22 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !