Pandemi Melandai dan Tren Wisata Berkualitas Menggeliat, ASPENDO Dibentuk - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 7 Okt 2021 10:25 WIB ·

Pandemi Melandai dan Tren Wisata Berkualitas Menggeliat, ASPENDO Dibentuk


 Pandemi Melandai dan Tren Wisata Berkualitas Menggeliat, ASPENDO Dibentuk Perbesar

BACAMALANG.COM – Pandemi melandai dan tren wisata berkualitas menggeliat, pemandu Ekowisata membentuk ASPENDO (Asosiasi Pemandu Ekowisata Indonesia).

“Pembentukan Asosiasi Pemandu Ekowisata Indonesia (ASPENDO) adalah upaya para pemandu ekowisata dalam menghimpun diri untuk menjawab tantangan jaman, seiring melandainya kurva pandemi,” terang Ketua Umum, Agus Sugiarto, Kamis (7/10/2021).

Inisiasi pendirian ASPENDO
dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia yang kompeten dan keinginan untuk memiliki wadah komunikasi, koordinasi, advokasi dan memperluas jaringan para pemandu ekowisata di Indonesia.

Kelahiran ASPENDO dibidani oleh East Java Ecotourism Forum (EJEF) yang merupakan organisasi nirlaba beranggotakan para praktisi, akademisi, dan stakeholder lain yang fokus pada isu pariwisata berkelanjutan.

Pembentukan ASPENDO ini terlaksana bertepatan dengan diadakannya pelatihan pemandu ekowisata yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di Hotel Ubud Kota Malang (5-7/10/2021).

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh perwakilan dari pemandu ekowisata yang tersebar di kabupaten / kota di seluruh Jawa Timur.

Tercatat sebanyak 40 orang pemandu ekowisata yang mewakili berbagai destinasi wisata berbasis masyarakat / komunitas di Jawa Timur.

Pandemi Covid-19 membuat trend pariwisata global mengalami banyak perubahan.

Adanya pembatasan sosial berskala besar dan ditutupnya akses keluar-masuk Indonesia, menyebabkan penurunan pendapatan negara di sektor pariwisata sebesar Rp 20,7 miliar (data Kemenparekraf RI).

Ke depan, diprediksi tren pariwisata akan berubah dari wisata massal (Mass Tourism) menuju ke wisata berkualitas (Quality Tourism).

Ekowisata, Wisata Petualangan dan Wisata Kesehatan diperkirakan akan berkembang pasca terjangan pandemi Covid-19.

Menjawab tantangan tersebut dirasa sangat perlu untuk membuat sebuah wadah yang mampu melakukan penguatan – penguatan internal kepada para pemandu ekowisata di Indonesia, baik penguatan keterampilan, pengetahuan serta sikap.

Agus Sugiarto terpilih sebagai ketua umum, Eko Agus Winarno sebagai sekretaris jenderal dan Tri
Prasetyo Hadi sebagai bendahara.

Dalam waktu dekat, pengurus terpilih akan membentuk tim khusus yang bertugas untuk merumuskan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.

Ke depan, ASPENDO akan segera melakukan konsolidasi untuk memperkuat jejaring dengan para
pemandu ekowisata di seluruh Indonesia untuk berhimpun bersama membangun sumberdaya manusia pemandu ekowisata yang memiliki kapabilitas, berdaya saing serta mendunia.(*/had)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Sekolah Makin Seru, Mikutopia Hadirkan Journey of Wonderland dengan Parade Budaya Spektakuler

23 Juni 2026 - 17:29 WIB

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !