BACAMALANG.COM– Setelah empat tahun berturut-turut dihelat di Lumajang, festival musik Partilibur Caravan tahun ini resmi berpindah ke Kota Batu. Bertempat di Batu Night Spectacular (BNS). Gelaran perdana yang akan berlangsung pada 1-2 Agustus 2026 tersebut tak hanya menawarkan deretan musisi lintas genre, tetapi juga pengalaman menikmati konser sekaligus berlibur di kota wisata berhawa sejuk.
Festival Director Partilibur, Gahtan Thoriq, mengatakan perpindahan lokasi ini menjadi langkah baru untuk menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi para penikmat musik, senada dengan konsep caravan yang terkait dengan migrasi.
“Selama empat tahun terakhir Partilibur dilaksanakan di Lumajang. Tahun ini kami memilih Kota Batu karena ingin menghadirkan pengalaman yang tidak sekadar konser, tetapi juga bisa dinikmati sebagai liburan,” ujarnya saat Press Conference Partilibur plus Private Gigs Barasuara, Minggu (21/6/2026).

Festival Director Partilibur, Gahtan Thoriq (tengah), bersama Direktur BNS Suryo Widodo dan Rizky Alamsyah dari Rizprod saat Press Conference Partilibur Caravan 2026 , Minggu (21/6/2026).(Nedi Putra AW)
Menurutnya, karakter Kota Batu yang identik dengan destinasi wisata menjadi nilai tambah tersendiri. Penonton tidak hanya datang untuk menyaksikan penampilan musisi favorit, tetapi juga dapat menikmati suasana berlibur bersama keluarga maupun teman.
Gathan menilai BNS memiliki relevansi dengan karakter liburan caravan yang dihadirkan dalam gelaran musik ini, sehingga tidak hanya musik, pengunjung dapat menikmati wahana bahkan beragam atraksi seperti magic show.
Ia juga memgapresiasi Pemerintah Kota Batu yang menurutnya sangat terbuka terhadap perkembangan event kreatif di wilayahnya..
Tak tanggung-tanggung, Partilibur 2026 akan menghadirkan lebih dari 50 musisi dengan berbagai warna musik. Sejauh ini, panitia telah merilis 23 nama pada fase pertama. Mereka akan tampil di lebih dengan aneka panggung berkonsep yang dibuat lebih intim dibanding festival musik pada umumnya.
“Kami menghadirkan panggung-panggung unik dengan konsep intimate. Musisi yang tampil di Partilibur 2026 ini memang tidak berusaha mengundang massa dalam jumlah besar agar tidak terlalu padat, tetapi tetap memberikan pengalaman artistik dan berkesan, dimana interaksi antara musisi dan penikmat musik diharapkan terasa lebih dekat dan hangat,” beber pria berambut panjang tersebut.
Pada hari pertama, sejumlah nama seperti Morfem, Dongker, Ucup Pop, NTRL, Begundal Lowokwaru, Murphy Radio, The Jeblogs, Down For Life, Eastcape, Wachtout, Negatifa, hingga Rebellion Rose dipastikan tampil memanaskan suasana.
Sedangkan pada hari kedua, giliran Ali, Kelompok Penerbang Roket, Dazzle, Biru Baru, The Upstairs, 510, Farrt!, SATCF, Enamore, The Cloves & The Tobacco, serta Ismam Saurus yang akan menyapa para penonton.
Gahtan mengaku tidak dapat menyebutkan semua penampil dalam gelaran tersebut. Namun press conference tersebut secara resmi juga mengkonfirmasi positif kehadiran Baskara Putra alias Hindia.
Perpaduan musik, suasana alam yang sejuk, serta berbagai destinasi wisata yang dimiliki Kota Batu menjadikan Partilibur 2026 tak sekadar sebuah festival musik, melainkan pengalaman “healing sambil konser” yang siap memanjakan para penikmat musik dari berbagai daerah.
Hal ini dipertegas Direktur BNS Suryo Widodo, yang mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung Partilibur Caravan 2026.
“Apalagi selama ini masyarakat yang berwisata di Kota Batu akomodasinya selalu terpenuhi, isitilahnya dalam bahasa Jawa, wisatawan di sini tidak akan ‘keleleran’,” ujarnya.
Suryo mengungkapkan, Jatim Park Group saat ini juga semakin memperkuat kolaborasi ekosistem wisata untuk Kota Batu dengan hadirnya pusat layanan wisata terbaru Tourism Service Center (TSC), serta berbagai akomodasi seperti Senyum World Hotel, Klub Bunga Theme Park Hotel, Pohon Inn Hotel, dan 1979 Social Hotel.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW



























































