Patuhi Intruksi, Ini yang Dilakukan Pengelola Pantai Bowele - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 1 Jan 2021 16:15 WIB ·

Patuhi Intruksi, Ini yang Dilakukan Pengelola Pantai Bowele


 Patuhi Intruksi, Ini yang Dilakukan Pengelola Pantai Bowele Perbesar

BACAMALANG.COM – Khawatir muncul penularan klaster baru Covid-19 dari wisatawan luar Malang Raya, destinasi wisata Pantai Bowele (Pantai Bolu-bolu, Wedi Awu dan Lenggoksono) Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang, ditutup sampai Minggu (3/1/2021).

“Karena Kami khawatir muncul penularan klaster baru Covid 19 dari wisatawan luar Malang Raya, destinasi wisata Pantai Bowele Kami tutup sampai Minggu (3/1/2021),” tandas Ketua Pokdarwis Mukhlis, Jumat (1/1/2021).

Seperti diketahui, sesuai instruksi Bupati Malang dan Kepala Disparbud Kabupaten Malang, untuk destinasi wisata Kabupaten Malang diinstruksikan tutup 30 Desember 2020 sampai Jumat (1 Januari 2021).

Utamakan Keselamatan Warga

Tapi untuk pembukaan Bowele berdasar kesepakatan bersama, rapat RT, RW, kades, camat, tomas (tokoh masyarakat), toga (tokoh agama), penutupan diperpanjang sampai Minggu (3/1/2021).

Menurut Mukhlis, alasan ditutup hingga Minggu karena Jumat adalah tanggal 1 Januari, diperkirakan wisatawan membludak pada Sabtu-Minggu.

Dikhawatirkan muncul klaster baru karena biasanya wisatawan banyak datang dari luar Malang Raya, semisal Surabaya, Jakarta, Lamongan Gresik, dan kota lainnya.

“Kami warga Purwodadi lebih khawatir klaster baru muncul karena penularan dari pengunjung (wisatawan) luar Malang Raya. Makanya ditutup sampai Minggu,” terang Mukhlis.

Jika muncul klaster baru Covid Mukhlis khawatir berdampak ekonomi untuk pertanian harga jatuh, utamanya untuk Pisang yang menjadi andalan perekonomian warga.

Ia menjelaskan dari sisi lain, pariwisata belum buka sejak bulan tiga ditutup oleh Perhutani, sampai sekarang belum buka.

Selama ini pelayanan paket wisata oleh Pokdarwis tetap berjalan sebatas jualan paket perjalanan, seperti keliling naik perahu. Namun sejak adanya instruksi Bupati tersebut ditutup sampai 3 Januari 2021.

Pengembangan Wisata

Selanjutnya untuk pengembangan wisata akan dilakukan Bumdes yang telah terbentuk bernama Dadi Mulyo di Desa wisata Purwodadi.

“Kebetulan saya terpilih sebagai sekretaris Bumdes dengan Direktur Eko Syahroni. Rencananya unit wisata akan dimaksimalkan, selain di unit-unit lainnya,” terang Mukhlis.

Untuk pendapatan selama penutupan nihil. “Untuk pendapatan selama penutupan nihil. Masih ada sebenarnya warga lokal mampir kesini silaturahim saja tahun baruan. Tapi wisatawan dari luar Malang Raya Kita tolak semisal wisatawan dari Lumajang, Jakarta, Bali, Surabaya dan Gresik, Kita minta balik kembali,” imbuh Mukhlis.

Direncanakan destinasi Bowele buka pada Senin (4/1/2021), tapi untuk penerapannya masih menunggu hasil pertemuan untuk membuat perjanjian kerjasama (PKS) dengan pihak Perhutani. (had)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Sekolah Makin Seru, Mikutopia Hadirkan Journey of Wonderland dengan Parade Budaya Spektakuler

23 Juni 2026 - 17:29 WIB

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !