BACAMALANG.COM – Setelah perjalanan yang panjang, Pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ Narendra Wicaksono, yang telah lantang menyuarakan keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan, akhirnya berhasil menginjakkan kaki di tanah suci Makkah Al Haramain.
Saat melakukan perjalanan gowes menuju Makkah, pemuda tangguh asal Klaten ini bertemu dengan rombongan jamaah asal Indonesia. Secara istimewa, dia diizinkan untuk bergabung dalam kendaraan rombongan tersebut.
Narendra, yang sehari-hari berprofesi sebagai ojol (ojek online), mengabadikan momen bersejarah ini dengan memvideo kondisi jalan dan membagikannya di story Instagram (IG) miliknya.
Tak hanya itu, dia juga berbagi informasi tentang ibadah Umroh. “Meeqat Al Juhfah adalah salah satu tempat miqat, di mana para jamaah berniat Umroh dengan memakai kain Ihram sebelum memasuki tanah suci Makkah Al Mukarramah,” tulis Narendra di story IG, sambil menunjukkan lokasi Al Juhfah pada foto peta.
Saat waktu berlalu dan langkahnya semakin mendekati Mekkah, Narendra merenung. Memori dan kenangan perjalanan mengiringi rencana keberangkatannya hingga tiba di Bumi Mekkah. Terharu, air mata tak terbendung mengalir. Ia merasa diberkahi oleh rahmat dan karunia Ilahi yang memungkinkannya sampai ke kota suci umat Islam.

Ekspresi keharuan Pegowes ‘Justice for Kanjuruhan’ Narendra Wicaksono yang tidak bisa dihindari dan ditutupi. Ia teringat akan waktu pertama ingin ke Mekkah dengan cara yang tidak biasa, dikatakan gila oleh orang-orang. (IG Narendra)
Dalam story IG, wajahnya dekat dengan layar HP, ekspresi terlihat tak mampu menahan tangis. “Saya ingat saat pertama kali ingin ke Mekkah dengan cara yang tidak biasa, orang-orang menyebut saya gila,” tulis caption di story IG-nya.
Untuk diketahui, perjalanan bersepeda dari Klaten menuju Makkah menjadi simbol perjuangan Narendra untuk menegakkan kebenaran. Ia bertemu dengan berbagai kalangan yang mendukung misinya.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



























































