BACAMALANG.COM – Menyongsong tahun 2025, Kabupaten Malang diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan di berbagai sektor bisnis. Perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup, dan meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan menjadi pendorong utama.
Venus Kusumawardana SE MM, Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mengungkapkan bahwa bisnis berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI), e-commerce dan dropshipping, kesehatan dan kebugaran, pendidikan online, kuliner inovatif, serta properti dan real estate digital akan menjadi primadona.
Tujuh Bisnis Prospektif di Tahun 2025:
1. Teknologi dan AI: Penggunaan AI dalam layanan pelanggan, pemasaran, analisis data, dan otomasi industri akan semakin berkembang, meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi hasil.
2. E-Commerce dan Dropshipping: Dengan meningkatnya penggunaan internet, model bisnis dropshipping semakin populer, terutama untuk produk fashion, aksesoris, dan kecantikan.
3. Kesehatan dan Kebugaran: Kesadaran akan pentingnya kesehatan mendorong pertumbuhan bisnis layanan kesehatan, kebugaran, dan produk terkait.
4. Bisnis Ramah Lingkungan: Produk dan layanan yang mendukung gaya hidup berkelanjutan, seperti kemasan ramah lingkungan dan energi terbarukan, semakin diminati.
5. Pendidikan Online: Platform edukasi online dan kursus keterampilan menjadi solusi bagi mereka yang ingin belajar dari rumah, seiring meningkatnya kebutuhan pembelajaran jarak jauh.
6. Kuliner Inovatif: Makanan sehat, berbasis tanaman, dan layanan pengiriman makanan terus diminati oleh konsumen yang mencari opsi praktis dan sehat.
7. Properti dan Real Estate Digital: Transformasi digital di sektor properti memudahkan proses jual beli dan sewa, menjadikannya semakin populer.
“Dengan memahami tren dan peluang bisnis yang potensial, para pelaku usaha dapat mempersiapkan strategi yang tepat untuk meraih kesuksesan di tahun 2025,” pungkas Venus.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































