Pilbup Malang: Kalkulasi Kekuatan Paslon Non Petahana dan Harapan Perubahan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Agu 2024 09:20 WIB ·

Pilbup Malang: Kalkulasi Kekuatan Paslon Non Petahana dan Harapan Perubahan


 Pengamat Politik Universitas Brawijaya (UB), Wawan Sobari. (Dok FISIP UB) Perbesar

Pengamat Politik Universitas Brawijaya (UB), Wawan Sobari. (Dok FISIP UB)

BACAMALANG.COM – Menjelang Pilkada Kabupaten Malang, perhatian publik tertuju pada pasangan Salaf (HM Sanusi dan Hj Lathifah Shohib) yang dikabarkan diusung oleh PDIP dan PKB. Meskipun paslon ini memiliki kekuatan besar, peluang bagi paslon non petahana untuk memenangkan pertarungan tetap terbuka.

Pengamat Politik dari Universitas Brawijaya (UB), Wawan Sobari, mengapresiasi langkah gigih Gunawan Wibisono (Abah Gun) yang berpartisipasi dalam kontestasi ini sebagai bagian dari proses demokrasi. Namun, keberhasilan paslon ini bergantung pada dukungan partai politik (parpol) dan kader serta respons dari masyarakat di Kabupaten Malang.

Meskipun pasangan Salaf memiliki kekuatan yang kuat, tekad Abah Gun juga patut diakui. Kini, peran parpol menjadi penentu apakah mereka akan mengusung kandidat non-petahana. “Selain fokus pada pemenangan, penting bagi tokoh dan kandidat untuk memprioritaskan gagasan politik, karena 3 juta warga Kabupaten Malang mengharapkan pemimpin yang membawa perubahan,” ungkap alumnus Universitas Pajajaran ini.

Terpisah, Tokoh Masyarakat Dampit, Miskari, menghitung secara kalkulatif bahwa Paslon Salaf sudah memiliki dukungan yang solid. Meskipun pasangan ini bersaing dengan rival di Pilkada 2020, pengurangan dukungan seiring berjalannya waktu dapat diatasi. Lathifah, dengan gaya politisi gerilya, memiliki basis massa yang kuat meskipun tampak landai di permukaan

“Penting juga untuk mengingat bahwa kemenangan HM Sanusi pada 2020 berkat dukungan basis massa PDIP dan PKB. Kini, dengan bersatunya Sanusi dan Lathifah, basis pendukung semakin yakin mendukung keduanya. Dukungan dari partai seperti PDIP, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKS membuat lawan tanding potensial hanya terbatas pada koalisi Golkar dan Gerindra. Jika itu terjadi, tentu siapapun lawan yang akan muncul tidak akan mudah untuk memenangkan pertarungan,” paparnya.

Menurutnya, kesempatan bagi Abah Sanusi untuk memperkuat kebijakan pembangunan masih luas. Hari ini, hampir di seluruh desa yang memiliki hajatan Suroan, HM Sanusi aktif berinteraksi dengan konstituen. Meskipun politik tidak mengenal yang tidak mungkin, kekuatan duet Sanusi-Lathifah tetap menjadi faktor kunci

“Ini beda seandainya keduanya berhadapan lagi, terutama jika hanya ada 2 calon, pertarungan akan semakin seru. Pada Pilkada 2020, selisih suara antara HM Sanusi dan Lathifah hanya 3 persen. Bahkan tanpa calon Malang Jejeg, HM Sanusi bisa saja kalah waktu itu,” imbuhnya.

Pewarta: Hadi Triswanto,
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Turen Hilang 11 Hari, Keluarga Minta Bantuan Pencarian

12 Mei 2026 - 18:48 WIB

Kejari Kota Malang Musnahkan Narkoba hingga Tulang Satwa Liar, Barang Bukti Bernilai Miliaran Dimusnahkan

12 Mei 2026 - 17:14 WIB

Diduga Konsleting Saat Cas Baterai Mobil, Ruang Praktikum Polinema Terbakar

12 Mei 2026 - 16:39 WIB

Terduga Maling Gasak HP Penjaga Warung di Dau, Modus Pura-pura Beli Terekam CCTV

12 Mei 2026 - 14:55 WIB

Penyeberang Jalan Tewas Tragis di Wajak, Pelaku Tabrak Lari Terekam CCTV

12 Mei 2026 - 13:14 WIB

Lakukan Reshuffle Sepihak, Eks Ketua PERBASI Kabupaten Malang Diduga Langgar AD/ART

12 Mei 2026 - 12:47 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !