Polisi Selidiki Misteri Kematian Siswa SMK di Gondanglegi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 6 Jul 2024 12:17 WIB ·

Polisi Selidiki Misteri Kematian Siswa SMK di Gondanglegi


 Mayat warga Desa Urek-urek Gondanglegi. (ilustrasi) Perbesar

Mayat warga Desa Urek-urek Gondanglegi. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Berita tentang kematian Syahroni (19), seorang siswa SMK di Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, telah menjadi viral. Jasadnya ditemukan di dalam rumahnya pada Jumat (5/7/2024).

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kematian korban. Jasad Syahroni telah diautopsi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Menurut keterangan ibu korban, Atin, suara pintu terdengar sekitar pukul 02.30 WIB. Namun, Atin mengira itu adalah anaknya, karena Syahroni sudah dua hari tidak pulang. Ibu korban memiliki keterbatasan pengelihatan dan tidak memeriksa kondisi tubuh anaknya lebih lanjut.

Pada waktu Subuh, Atin keluar dari kamar dan tersandung bagian tubuh korban di ruang tamu. Namun, ketika tubuh Syahroni dibalik menjelang pukul 12.00 WIB, ia sudah dalam kondisi kaku dan meninggal.

Atin meminta tolong tetangga dan melaporkan kejadian ini ke polisi. Tim kepolisian tiba di tempat kejadian dan membawa jenazah ke RSSA Kota Malang.

Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian dan waktu kematiannya. Terdapat luka lebam di wajah dan mata korban. Namun, belum dapat dipastikan apakah kematian disebabkan oleh kekerasan atau benda tajam.

Meskipun tidak ditemukan bekas darah di rumah korban, ponsel milik Syahroni tidak ada di rumah. Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap misteri di balik kematian siswa SMK ini.

 

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Listrik Padam Bergilir di Malang Raya, Warga dan Pelaku Usaha Mengaku Merugi

23 Juni 2026 - 07:12 WIB

Kirab Banteng 1 Suro Jadi Simbol Pelestarian Budaya, Nurochman-Heli Kompak Perkuat Identitas Kota Batu

22 Juni 2026 - 19:26 WIB

Mahasiswa Singosari Kehilangan Vario Baru, Digondol Maling Saat Bersih-Bersih Ruko untuk Buka Kafe

22 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lansia di Sumberpucung Dirampok, Mobil Honda Jazz dan Uang Tunai Dibawa Kabur

22 Juni 2026 - 18:24 WIB

Koordinator BGN Pujon Ungkap Kunci Sukses Program MBG: Sinergi dan Komunikasi Jadi Fondasi Utama

22 Juni 2026 - 18:11 WIB

Anjungan Air Siap Minum Dirusak, Tugu Tirta Prihatin dan Ajak Warga Jaga Fasilitas Publik

22 Juni 2026 - 17:14 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !