Roots Day Madrasah Sebagai Awal Mencegah Perundungan di MTsN 2 Kota Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Apr 2023 20:36 WIB ·

Roots Day Madrasah Sebagai Awal Mencegah Perundungan di MTsN 2 Kota Malang


 Penandatanganan dukungan Perbesar

Penandatanganan dukungan "Roots Day" Madrasah sebagai awal mencegah perundungan Di MTSN 2 Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Bullying atau perundungan masih sering terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Saat ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah dan menangani perundungan di satuan pendidikan untuk menjadikan satuan pendidikan yang ramah anak. Salah satunya dengan kegiatan “Roots Day” yang dijalankan di MTsN 2 Kota Malang.

“Roots Day” merupakan kegiatan kampanye pencegahan bullying (perundungan) yang diinisiasi oleh siswa agen perubahan.

Siswa agen perubahan dipilih oleh siswa lainnya karena dianggap mereka yang paling banyak berinteraksi dengan para teman-teman sebayanya.

Siswa agen perubahan menjadi pelopor untuk menyebarkan pesan dan menjadi contoh di lingkungan madrasah khususnya kepada teman sebaya.

Program ini merupakan kerjasama UNICEF Indonesia dan Kementerian Agama RI melalui Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Klaten, Jawa Tengah dan Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia (LPIKIPI) Jawa Timur.

Pada hari ini, Sabtu (15/4/2023) dilaksanakan Roots Day yang merupakan puncak dari kegiatan pencegahan bullying setelah agen perubahan dilatih oleh fasilitator selama 15 kali pertemuan.

“Dengan adanya Roots Day, Insyaallah MTsN 2 Kota Malang semakin berkomitmen untuk mencegah perundungan dan mewujudkan madrasati jannati,” tandas Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Malang, KH. Mokhamad Amin Tohari, S.Ag, M.Pdi.

Sementara itu, Staf Perlindungan Anak UNICEF Fauzia Firdanisa turut memberikan apresiasi.

“Dalam pelaksanaan Roots Day, MTs Negeri 2 Kota Malang bisa menjadi contoh madrasah ramah anak dan bisa menjadi madrasah yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan sebagai madrasahku surgaku,” tuturnya.

Fauzia juga memberikan apresiasi kepada Siswa Agen Perubahan. Semua siswa – siswi dan para guru yang sudah berjuang untuk perubahan lebih baik dan bahkan sudah berikrar untuk mengusahakan untuk menjaga kerukunan dan kedamaian di madrasah secara lantang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Malang, KH. Achmad Shampton S.Hi, M.H, turut memberikan dukungannya.

“Kami mendukung penuh untuk program Roots ini. Selanjutnya akan dikembangkan ke madrasah di bawah kami di Kota Malang,” tukasnya.

Sedangkan perwakilan LPA Klaten, Achmad Syakur, dalam talkshownya menegaskan pentingnya mekanisme pelaporan ketika terjadi bullying di madrasah, sehingga seluruh warga madrasah merasa nyaman, aman, dan menjadi madrasah pionir untuk kegiatan pencegahan bullying di Jawa Timur.

Kasi Kelembagaan dan Kerjasama KSKK Kemenag RI, Dr. Riska Puspitasari, MPd juga memberi dukungan.

“Kami akan mengimbaskan program ini kepada semua madrasah. Kemenag RI mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Program Disiplin Positif (DISPO) dan Roots (Program Pencegahan Perundungan) ini yang dilaksanakan di 10 Madrasah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY,” terangnya.

Roots Day dihadiri oleh seluruh warga Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Malang, para guru, komite dan pengelola pesantren, perwakilan Kemenag RI, perwakilan Kanwil Kemenag Jatim, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, perwakilan orang tua siswa, UNICEF dan mitra.

Dalam kegiatan ini agen perubahan mengkampanyekan perilaku positif dan pesan anti perundungan kepada warga madrasah melalui berbagai karya seni seperti drama, puisi, dan terakhir ikrar pencegahan bullying.

Dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan hasil kegiatan agen perubahan selama 15 kali pertemuan, seperti poster, infografis, photobooth, dan penyampaian pesan anti bullying dengan mengisi pohon harapan dan kotak perubahan.

Harapannya dengan kegiatan ini, seluruh pihak madrasah akan tetap mendukung pelaksanaan program Roots, sehingga terwujud madrasati jannati, madrasahku yang aman dan nyaman tanpa kekerasan dan bullying.

Pewarta : Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PN Malang Turun ke Lokasi, Konstatering Jadi Langkah Awal Eksekusi Sengketa Lahan Pahlawan Trip

31 Juli 2026 - 22:18 WIB

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto Ziarah dan Tabur Bunga Peringatan 79 Tahun Pahlawan TRIP

31 Juli 2026 - 19:22 WIB

Kursi Sekda Kota Malang Kosong, Erik Setyo Santoso Bergeser Jadi Asisten Administrasi Umum

31 Juli 2026 - 17:29 WIB

Rotasi Pejabat Pemkot Malang, Wali Kota Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik

31 Juli 2026 - 17:07 WIB

Istikamah Berbagi, Tim Berkah Abadi Bersaudara Sediakan 1.000 Porsi Makan Gratis Setiap Jumat di Sumberpucung

31 Juli 2026 - 16:37 WIB

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Tegaskan Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Siap Lanjutkan Inovasi Pendahulu

31 Juli 2026 - 15:07 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !