Uniknya Uri-Uri Budaya Lokal Ala UMAHA Sidoarjo - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 20 Jul 2020 22:43 WIB ·

Uniknya Uri-Uri Budaya Lokal Ala UMAHA Sidoarjo


 Uniknya Uri-Uri Budaya Lokal Ala UMAHA Sidoarjo Perbesar

BACAMALANG.COM – Belajar dapat dilaksanakan dimana saja. Dengan alasan tersebutlah Mahasiswa Jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual) Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo (UMAHA) melaksanakan Ujian Akhir Semester di Dusun Ngemplak, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

“UAS yang dilaksanakan diluar ruang kelas ini bertujuan untuk belajar budaya lokal dan membranding desa Sumbersuko Dusun Ngemplak menjadi desa wisata berbasis masyarakat. Mahasiswa menggali budaya masyarakat, menguri-uri budaya dialog langsung kepada masyarakat dusun Ngemplak, tokoh masyarakat, dan pelaku seni,” tutur Fasilitator, Agus Sugiarto, Senin (20/7/2020).

Agus menceritakan, kegiatan UAS dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 18-19 Juli 2020.

Sebanyak 25 mahasiswa yang tergabung dalam 1 kelas kemudian terbagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok memiliki tema tersendiri untuk menjadi fokus penggalian data.

Mahasiswa berkesempatan untuk berdialog dengan beberapa pelaku seni dari Dewan Kesenian Jawa Timur yang kebetulan juga tengah melaksanakan kunjungan di desa Sumbersuko.

Pada Sabtu malam, mahasiswa UMAHA berkesempatan untuk melihat penampilan Gamelan oleh Komunitas Kesenian dusun Ngemplak secara langsung.

Beberapa mahasiswa mengabadikan penampilan gamelan seakan tidak ingin melewatkan kesempatan emas tersebut.

Selain itu dokumentasi yang diambil dapat digunakan sebagai salah satu data dalam membranding desa Sumbersuko menjadi desa wisata,

Turut berpartisipasi mendampingi mahasiswa yakni Renny Nirwanasari untuk pembekalan mahasiswa dalam penggalian dan menganalisa data.

Hasilnya dari lapangan, dipergunakan sebagai laporan mahasiswa dan dipakai untuk Pendopo Kembangkopi melengkapi data pengembangan di Sumbersuko.

Jadi mahasiswa menguri-uri budaya ke masyarakat secara langsung membaur untuk mengetahui tradisi-tradisi apa saja yang masih lestari hingga sekarang. Serta bagaimana cara pelestarian tradisi itu hingga kini tetap eksis.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses lancar. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi dan memotivasi pegiat budaya lokal lainnya bersemangat dalam pelestarian budaya untuk kemajuan bersama,” pungkas Agus. (Had/Red)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

MPI Kota Malang Sukses Sabet Medali di Kejurprov Modern Pentathlon Jatim 2026 Piala Wali Kota Madiun

15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Digelar di 10 Venue, Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026 Semarakkan Kota Malang

13 Juni 2026 - 20:37 WIB

The Midlife Theory Rilis Single Kedua “Utuh Walau Tak Lengkap”, Lanjutan Perjalanan Emosional Setelah “it’s over”

13 Juni 2026 - 15:28 WIB

IPC Kabupaten Malang Hidupkan Catur dan Cetak Bibit Unggul Berprestasi

11 Juni 2026 - 14:42 WIB

Usai Juara NCFS Malang 2026, Tim Futsal UIBU Siap Tempur di Kualifikasi Nasional

10 Juni 2026 - 10:23 WIB

UMM Perkuat Koperasi Merah Putih di Timor Tengah Selatan, Usung Toleransi dan Digital Branding Tembus Pasar Nasional

9 Juni 2026 - 08:47 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !