Wali dan Siswa Pasraman Santika Dharma Malang Gelar Dharma Shanti, Peringati Hari Suci Nyepi Saka 1948 - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Apr 2026 16:57 WIB ·

Wali dan Siswa Pasraman Santika Dharma Malang Gelar Dharma Shanti, Peringati Hari Suci Nyepi Saka 1948


 Penampilan tarian bebas bertajuk Kucu-Kucu Utahe dari India, Minggu (26/4/2026). (ist)
Perbesar

Penampilan tarian bebas bertajuk Kucu-Kucu Utahe dari India, Minggu (26/4/2026). (ist)

BACAMALANG.COM-Sekitar 250 peserta menghadiri kegiatan Dharma Shanti memeringati Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 di Pura Luhur Dwijawarsa sekaligus Sekolah Tinggi Agama Hindu, Minggu (26/4/2026).

Mereka adalah para wali dan siswa Pasraman Santika Dharma Malang, yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMA/SMK.

Menariknya, seluruh pengisi acara Dharma Shanti tingkat Pasraman Santika Dharma ini adalah para siawa pasraman sendiri. Mulai dari pembawa acara (MC), penari, pembaca doa, hingga penyampai dharmawacana (khotbah agama).

Adapun tema Dharma Shanti tahun ini adalah “Wasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju.”

Peserta Dharma Santi peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948. (ist)

Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh makna. Ketua Pembina Pasraman, I Nyoman Sedana, SH, menyampaikan bahwa program ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk memeringati Hari Suci Nyepi Saka 1948.

“Acara ini juga menjadi wujud pembelajaran bagi seluruh sisya di bawah naungan Yayasan Pendidikan Shantika Dharma Malang, sebagai lembaga yang membina pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga Sekolah Tinggi Agama Hindu di Kota Malan, yang juga mewadahi pendidikan agama nonformal,” jelasnya.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Shantika Dharma, Ir. I Made Sunada, MSc, menegaskan pentingnya penanaman pendidikan agama sejak dini.

“Hal ini bertujuan membentuk karakter anak yang bertanggung jawab, berdedikasi, serta mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat,” paparnya.

Dari kegiatan ini, imbuhnya, diharapkan mereka juga mampu berkarya dan mengabdi bagi bangsa dan negara.

Dijelaskan I Made Sunada, memasuki usia ke-25 tahun, yayasan ini diharapkan terus berkiprah sesuai dengan program-programnya, yang tidak hanya bergerak di bidang pendidikan.

“Shantika Dharma juga aktif dalam pembinaan sosial, ekonomi, dan kesehatan, khususnya melalui program penanganan stunting bagi calon keluarga muda, penghijauan, serta pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Monev Maraton 4 Desa, Kecamatan Tirtoyudo Perkuat Transparansi APBDes 2025

27 April 2026 - 09:52 WIB

Kasus Judol di Batu Tetap Berjalan, Polisi Bantah Isu “Uang Damai”

27 April 2026 - 06:15 WIB

Fraksi PDIP Tegaskan Kewenangan Soal Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir: Ini Tentang Amanah Rakyat

26 April 2026 - 19:30 WIB

Destana Wajib Dibentuk, BPBD Dorong Warga Kabupaten Malang Lebih Siaga Hadapi Bencana

26 April 2026 - 19:19 WIB

Bimtek di Gondanglegi Bidik Lahirnya Pebisnis Baru Perikanan

26 April 2026 - 17:48 WIB

Siaga Kemarau 2026, Relawan Malang Utara Perkuat Barisan Hadapi Krisis Air dan Karhutla

26 April 2026 - 14:04 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !