Warga Dadaprejo Gelar Kirab Budaya Tumpeng Suro, Bangkitkan Semangat Lestarikan Tradisi Leluhur - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 9 Jul 2025 00:58 WIB ·

Warga Dadaprejo Gelar Kirab Budaya Tumpeng Suro, Bangkitkan Semangat Lestarikan Tradisi Leluhur


 Lurah Dadaprejo, Fifi Rahmawati, S.H saat tengah menyaksikan kirap tumpeng di panggung kehormatan. (Yan) Perbesar

Lurah Dadaprejo, Fifi Rahmawati, S.H saat tengah menyaksikan kirap tumpeng di panggung kehormatan. (Yan)

BACAMALANG.COM – Tradisi dan budaya leluhur kembali dihidupkan oleh masyarakat Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dengan menggelar acara Tumpeng Suro dan Kirap Mahargyo Warso Enggal 1447 H, warga bersama pemerintah kelurahan menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga dan melestarikan budaya adiluhung, Selasa (8/7/2025).

Dengan mengusung tema “Jaga dan Lestarikan Budaya Adiluhung”, acara dimulai pukul 13.00 WIB dari kantor Kelurahan Dadaprejo hingga Dusun Karangmloko. Pawai budaya ini dimeriahkan oleh berbagai kesenian tradisional seperti bantengan, kuda lumping, terbang jidor, sanduk’an, hingga tari kreasi baru, serta kirab tumpeng dari 8 RT di RW 4 dan RW 5, Dusun Karangmloko.

Lurah Dadaprejo, Fifi Rahmawati, S.H., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar sejak ia menjabat. “Kegiatan ini murni atas inisiatif dan swadaya masyarakat, dibantu oleh Bumkel (Badan Usaha Milik Kelurahan) Dadaprejo,” ungkap Fifi.

Meski tanpa dukungan dari Dinas Pariwisata Kota Batu tahun ini, antusiasme masyarakat tetap tinggi. “Saya sangat mengapresiasi semangat warga yang tetap guyub rukun dan ingin menjaga warisan budaya leluhur,” tambahnya.

Fifi berharap, tradisi ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih meriah ke depannya. “Sebagian besar kesenian yang tampil berasal dari warga Karangmloko sendiri. Ini menunjukkan bahwa potensi budaya lokal sangat besar jika terus didukung,” ujarnya.

Acara ditutup dengan ungkapan syukur dan terima kasih dari pemerintah kelurahan kepada seluruh warga dan panitia. “Atas nama Kelurahan Dadaprejo, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara ini,” pungkas Fifi Rahmawati.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNESA Gelar Pelatihan Susun Instrumen Evaluasi Berbasis AI Bagi Guru SMA Barunawati Surabaya

10 Mei 2026 - 16:46 WIB

“Ngleremno Ati”, Saat Kelompok Bermain Mlebu Metu Ajak Malang Menepi dari Kegaduhan

9 Mei 2026 - 11:31 WIB

Tiga Dekade Sheila On 7: Single ‘Sederhana’ Jadi Hadiah Manis untuk Sheilagank

8 Mei 2026 - 10:15 WIB

Siswi SMAN 3 Malang Raih Gold Medal ISIF 2024, Ciptakan Salep Alami untuk Penyembuhan Luka Diabetes

7 Mei 2026 - 08:28 WIB

“Ngleremno Ati” Akan Digelar, Ruang Bunyi dan Jagongan Seni ala Kelompok Bermain Mlebu Metu

5 Mei 2026 - 16:53 WIB

Kelompok Penyanyi Jalanan dari Berbagai Daerah Bersatu di Bulungan, Rayakan Ulang Tahun ke-44

3 Mei 2026 - 01:06 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !