World Music Arca Tatasawara dan Musik Kontemporer Techno Ndhalungnesia Tutup Gelaran Jatim Art Forum - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Nov 2023 09:23 WIB ·

World Music Arca Tatasawara dan Musik Kontemporer Techno Ndhalungnesia Tutup Gelaran Jatim Art Forum


 Penampilan grup musik Arca Tatasawara yang berkolaborasi dengan Gubug Sufi dalam penutupan Jatim Art Forum di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Rabu (8/11/2023). (Nedi Putra AW) Perbesar

Penampilan grup musik Arca Tatasawara yang berkolaborasi dengan Gubug Sufi dalam penutupan Jatim Art Forum di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Rabu (8/11/2023). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Penampilan grup musik Arca Tatasawara dari Kabupaten Malang dan Ndhalungnesia dari Kabupaten Jember menutup gelaran Jatim Art Forum di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Rabu (8/11/2023) malam.

Arca Tatasawara, kelompok musik yang mengusung aliran world music ini membawakan sejumlah komposisi. Salah satunya Tonduk Majeng, lagu daerah Madura yang dikemas dengan apik oleh grup yang terdiri dari 7 pemusik ini.

Arca Tatasawara ini beranggotakan Agus Wayan yang memainkan alat musik Sapek dari Borneo dan Painting dari Bali. Fisal memainkan kendang, suling, terompet (percussion dan tiup). Lead gitar dimainkan oleh Koko, sedangkan Mohammad memainkan bass. Iringan drum dibawakan oleh Adit dan biola oleh Toetut, serta Nova pada vokal, yang juga memainkan gitar dan kecapi. Suasana semakin meriah ketika mereka menampilkan kolaborasinya dengan Gubug Sufi.

Sementara penampilan dari Ndhalungnesia juga sangat mencuri perhatian pengunjung yang hadir dalam penutupan malam itu. Trio Ahmad Fauzan, Danang Rianto dan Merak ini mengusung musik kontemporer yang berbasis musik tradisi, yaitu musik patrol.

Ndhalungnesia dari Kabupaten Jember yang mengeksplorasi musik tradisional patrol dengan musik eletronik. (Nedi Putra AW)

Mereka bereksplorasi lewat musik elektronik, dengan instrumen tradisional yang dipadu dengan midi programming yang ditransformasikan ke empat komposisi yang dibawakan.

“Kami sangat senang dapat tampil di sini, karena ini yang pertama kalinya dengan formasi baru,” ungkap Ahmad Fauzan usai pertunjukan.

Presidium Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur M. Noor Muhlas mengapreasiasi penampilan kedua grup musik dalam acara ini.

“Seni itu selalu dinamis dengan kreasi dan inovasi baru, yang tentunya menjadi faktor penting bagi perkembangan kesenian dan kebudayaan,” ungkapnya.

Pada prinsipnya, imbuh Muhlas, pihaknya memberi atmosfer, ruang bahkan apresiasi kepada para seniman di Jawa Timur.

“Jatim Art Forum ini meerupakan bagian dari kalender kegiatan kami, tapi di luar itu banyak event yang melibatkan para seniman di Jawa Timur,” tandas pria yang juga Dirut Perumda Tugu Tirta (PDAM) Kota Malang itu.

Jatim Art Forum (JAF) merupakan agenda tahunan Dewan Kesenian Jawa Timur, yang kali ini mengusung tema Jangka Kebudayaan. Sejumlah acara digelar mulai Minggu (5/11/2023) hingga Rabu (8/11/2023) di Taman Krida Budaya Jawa Timur dengan sejumlah penampilan mulai seni teater, workshop penulisan seni rupa hingga pertunjukan musik.

Pewarta : Nedi Putra AW

Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Fraksi NasDem: Angket dan Interpelasi Hak DPRD, Menyikapi Juga Bagian dari Hak

4 Mei 2026 - 17:55 WIB

Satreskrim Polres Batu-DPUPR Jatim Siapkan CCTV dan Pagar Besi di Jembatan Cangar

4 Mei 2026 - 16:49 WIB

Lansia Pencari Ikan di Ngajum Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset saat Gunakan Alat Setrum

4 Mei 2026 - 13:10 WIB

Polemik Surat Pindai, Interpelasi Mengintai DPRD Kabupaten Malang

4 Mei 2026 - 12:39 WIB

Usulan Interpelasi FPDIP Malang Direaksi Gerindra, Adeng : Politik Dibangun dengan Dialektika Bukan Keangkuhan

4 Mei 2026 - 07:56 WIB

Motor Jemaah Hilang Saat Salat Isya, Curanmor Masjid di Gondanglegi Bikin Warga Resah

4 Mei 2026 - 05:15 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !