BPBD Kabupaten Malang Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Puluhan Siswa SD Ikuti Simulasi Evakuasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Agu 2026 09:53 WIB ·

BPBD Kabupaten Malang Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Puluhan Siswa SD Ikuti Simulasi Evakuasi


 Kegiatan sosialisasi dan edukasi penanggulangan bencana di SDN 2 Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen. (Dok BPBD) Perbesar

Kegiatan sosialisasi dan edukasi penanggulangan bencana di SDN 2 Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen. (Dok BPBD)

BACAMALANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus memperkuat budaya sadar bencana di kalangan pelajar. Melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan bersama Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD menggelar sosialisasi serta edukasi kebencanaan bagi siswa SDN 2 Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan pihak sekolah yang ingin membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi potensi bencana sejak usia dini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberikan pengenalan kepada siswa tentang penanggulangan bencana. Tujuannya agar anak-anak memahami langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat sejak usia dini,” ujar Purwoto.

Sebanyak 98 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan yang digelar di halaman sekolah tersebut. Mereka mendapatkan materi mengenai dasar-dasar penanggulangan bencana, permainan edukatif bertema kebencanaan, hingga praktik simulasi evakuasi mandiri saat terjadi keadaan darurat.

Menurut Purwoto, pembelajaran sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang lebih sigap dan tidak panik ketika menghadapi bencana. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah juga diharapkan dapat disampaikan kepada keluarga sehingga kesadaran mitigasi bencana semakin meluas di lingkungan masyarakat.

BPBD Kabupaten Malang pun membuka kesempatan bagi sekolah maupun pemerintah desa yang ingin menggelar kegiatan serupa. Permohonan edukasi kebencanaan dapat diajukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu dan Ganja di Kepanjen

4 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Promosi Eks Kapolres Malang Era Tragedi Kanjuruhan Jadi Koorspripim Disorot, Praktisi Hukum Singgung Akuntabilitas Publik

3 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Ferli Hidayat saat menjabat Kapolres Malang dengan pangkat AKBP. (ist)

Modus Pinjam Motor untuk Beli Makan, Pria di Malang Ditangkap usai Bawa Kabur Scoopy Temannya

3 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Wali Kota Malang Tegaskan Promosi Jabatan ASN Kini Sepenuhnya Berbasis Talenta dan Kinerja

3 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Groundbreaking Prime Plaza Hotel Batu, Hotel Bintang Empat 90 Kamar Siap Bidik Pasar MICE

3 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Perjusa SMPN 1 Bululawang Tempa Karakter Generasi Muda, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini

3 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !