BACAMALANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus memperkuat budaya sadar bencana di kalangan pelajar. Melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan bersama Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD menggelar sosialisasi serta edukasi kebencanaan bagi siswa SDN 2 Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan pihak sekolah yang ingin membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi potensi bencana sejak usia dini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberikan pengenalan kepada siswa tentang penanggulangan bencana. Tujuannya agar anak-anak memahami langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat sejak usia dini,” ujar Purwoto.
Sebanyak 98 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan yang digelar di halaman sekolah tersebut. Mereka mendapatkan materi mengenai dasar-dasar penanggulangan bencana, permainan edukatif bertema kebencanaan, hingga praktik simulasi evakuasi mandiri saat terjadi keadaan darurat.
Menurut Purwoto, pembelajaran sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang lebih sigap dan tidak panik ketika menghadapi bencana. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah juga diharapkan dapat disampaikan kepada keluarga sehingga kesadaran mitigasi bencana semakin meluas di lingkungan masyarakat.
BPBD Kabupaten Malang pun membuka kesempatan bagi sekolah maupun pemerintah desa yang ingin menggelar kegiatan serupa. Permohonan edukasi kebencanaan dapat diajukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































