BACAMALANG.COM — Setelah 25 tahun, Kota Batu akhirnya memiliki Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (PERADI). Kehadiran DPC PERADI Kota Batu menjadi babak baru bagi organisasi profesi advokat di Kota Wisata tersebut.
Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI menunjuk Suwito, S.H., M.H. sebagai Ketua DPC PERADI Kota Batu untuk masa kepengurusan 2026-2030. Dalam menjalankan roda organisasi, Suwito didampingi Haitsam Nuril B.A., S.H. sebagai sekretaris dan Bahrul Ulum, S.H. sebagai bendahara.
Pembentukan DPC PERADI Kota Batu tidak terlepas dari perkembangan Kota Batu yang semakin dinamis, termasuk pertumbuhan aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan serta pemahaman hukum.
Suwito mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah yang harus dijalankan secara bersama-sama. Ia menegaskan, kepemimpinan organisasi profesi tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab menjaga marwah advokat serta menjunjung tinggi hukum dan kode etik.
“Ini merupakan amanah yang harus kami jalankan bersama. Saya tidak melihat ini sebagai kepentingan pribadi, tetapi sebagai tanggung jawab untuk membangun organisasi dan menjaga marwah profesi advokat. Selama 25 tahun, baru sekarang DPC PERADI Kota Batu dibentuk,” ujar Suwito, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, dukungan puluhan anggota PERADI Kota Batu menjadi modal penting dalam membangun organisasi. Karena itu, kepengurusan periode 2026-2030 akan mengedepankan profesionalisme, integritas dan kebersamaan.
Suwito menyadari bahwa ketua tidak dapat menjalankan organisasi seorang diri. Sinergi antara sekretaris, bendahara, jajaran pengurus serta seluruh anggota menjadi bagian penting dalam memastikan program organisasi berjalan.
“Kami ingin seluruh anggota dapat bekerja secara profesional, berintegritas dan tetap menjunjung tinggi kode etik. Advokat mempunyai tanggung jawab moral untuk memberikan pendampingan hukum yang baik kepada masyarakat,” jelasnya.
Bangun Komunikasi dan Soliditas
Suwito juga menempatkan komunikasi terbuka sebagai salah satu fondasi kepengurusan. Menurut dia, perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dikelola secara dewasa dengan mengutamakan kepentingan bersama.
“Kami akan berusaha membangun komunikasi yang baik dengan seluruh anggota. Perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang biasa, tetapi yang paling penting bagaimana semuanya bisa disatukan untuk kepentingan organisasi dan profesi,” ungkapnya.
Selain membangun soliditas internal, DPC PERADI Kota Batu juga diarahkan untuk semakin dekat dengan masyarakat. Suwito menilai advokat memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu meningkatkan pemahaman hukum di tengah masyarakat.
“Kami ingin PERADI tidak hanya dikenal sebagai organisasi profesi, tetapi juga bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat. Edukasi dan pemahaman hukum kepada masyarakat juga menjadi bagian yang penting,” terangnya.
Pengurus Siap Kawal Kepemimpinan Suwito
Sekretaris DPC PERADI Kota Batu, Haitsam Nuril B.A., S.H., menegaskan kesiapan jajaran pengurus bersama puluhan anggota untuk mendukung kepemimpinan Suwito selama periode 2026-2030.
Menurut Nuril, kekompakan dan komunikasi menjadi modal utama dalam menjalankan program kerja organisasi.
“Kami siap bekerja bersama dan mendukung ketua dalam menjalankan amanah ini. Yang utama adalah membangun komunikasi dan soliditas, sehingga program organisasi dapat berjalan dengan baik,” ungkap Nuril.
Ia berharap keberadaan DPC PERADI Kota Batu dapat mendorong peningkatan profesionalisme anggota sekaligus memperluas kontribusi organisasi bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Bendahara DPC PERADI Kota Batu, Bahrul Ulum, S.H.. Ia memastikan akan menjalankan tugasnya dengan mendukung pengelolaan organisasi secara tertib, profesional dan bertanggung jawab.
Menurut Ulum, aspek administrasi dan keuangan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dan transparan.
“Kami akan mendukung kepengurusan ini sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Prinsipnya, kami ingin organisasi berjalan secara profesional, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” terang Ulum.
Ia menambahkan, keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada ketua, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pengurus dan anggota.
“Harapannya seluruh anggota bisa bersatu dan bersama-sama membesarkan organisasi. Dengan soliditas yang baik, kami optimistis program yang telah disusun dapat dijalankan secara maksimal,” tandasnya.
Dengan terbentuknya DPC PERADI Kota Batu, organisasi profesi advokat tersebut kini memasuki periode baru 2026-2030. Kepengurusan di bawah Suwito membawa agenda memperkuat profesionalisme, menjaga integritas profesi serta meningkatkan kontribusi advokat dalam memberikan edukasi dan pendampingan hukum kepada masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam komitmen “Bersama PERADI, Kita Perkuat Profesionalisme dan Menegakkan Keadilan untuk Masyarakat.”
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































