BACAMALANG.COM – Polisi masih menyelidiki dugaan tindakan asusila terhadap seorang siswi SMP kelas 9 berinisial CFP (14) di wilayah Dusun Ngrangin, Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (17/9/2026) sekitar pukul 16.21 WIB, saat korban pulang sekolah setelah mengikuti kegiatan OSIS. Saat itu, korban diketahui berjalan bersama dua temannya.
Menurut keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat melihat seorang pria yang tidak dikenalnya berada di gang dekat sekolah dengan mengendarai sepeda motor Honda Stylo warna merah. Pria tersebut disebut beberapa kali melintas di sekitar lokasi.
Setelah kedua teman korban berpisah menuju tempat parkir sepeda motor, korban melanjutkan perjalanan pulang seorang diri. Dalam perjalanan tersebut, korban diduga mengalami tindakan asusila oleh seorang pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Peristiwa itu disebut terekam kamera CCTV milik sebuah pabrik keripik nangka yang berada di sekitar lokasi. Rekaman tersebut telah menjadi salah satu bahan yang diperiksa dalam proses penyelidikan.
Pihak keluarga menyebut korban mengalami ketakutan dan trauma setelah kejadian. Kondisi tersebut membuat korban untuk sementara enggan keluar rumah dan belum berani kembali ke sekolah.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Hingga Sabtu (19/9/2026), polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menemukan orang yang diduga terlibat.
Informasi mengenai kejadian tersebut juga disebarkan keluarga melalui media sosial dengan harapan dapat membantu penyelidikan. Namun, masyarakat diimbau tidak menyebarluaskan identitas korban, foto korban, maupun informasi yang belum terverifikasi.
Perbincangan mengenai kasus tersebut turut muncul di media sosial. Sejumlah warganet mengaku pernah mengalami dugaan pelecehan di wilayah Pakis. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan memiliki keterkaitan dengan kasus yang dialami korban.
Kakak korban, MFH, berharap kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut.
“Harapannya harus segera tertangkap, karena dengar-dengar dari orang sekitar sini katanya memang dari dulu sudah banyak kejadian tersebut, untuk lokasi TKP-nya bukan di TKP adik saya saja,” ujarnya kepada BACAMALANG.COM, Sabtu (19/9/2026).
Keluarga juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai orang maupun kendaraan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut untuk menyampaikannya kepada kepolisian. Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan sendiri atau menyebarkan tuduhan terhadap seseorang tanpa dasar yang jelas.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































