Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Polisi Tegaskan Penindakan Tetap Humanis - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 26 Okt 2026 19:31 WIB ·

Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Polisi Tegaskan Penindakan Tetap Humanis


 Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo P.S., memasangkan pita kepada salah satu petugas dalam kegiatan Operasi Patuh Semeru 2026. (ist) Perbesar

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo P.S., memasangkan pita kepada salah satu petugas dalam kegiatan Operasi Patuh Semeru 2026. (ist)

BACAMALANG.COM – Polresta Malang Kota resmi memulai Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam operasi ini, kepolisian mengombinasikan penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual dengan pendekatan humanis, edukatif, serta persuasif.

Pelaksanaan operasi diawali dengan Apel Gelar Pasukan di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS yang memimpin apel menegaskan, Operasi Patuh Semeru 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran. Lebih dari itu, operasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas menjadi bagian dari budaya berkendara sehari-hari.

“Operasi Patuh Semeru 2026 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat sekaligus menekan risiko kecelakaan. Kami mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif, dengan tetap melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional,” tegas Danang.

Menurutnya, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Penindakan ETLE dan Tilang Manual

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Semeru 2026 mengedepankan tiga pendekatan, yakni preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Komposisi kegiatan tersebut terdiri atas 20 persen preemtif, 50 persen preventif, dan 30 persen penegakan hukum.

Penindakan dilakukan melalui sistem ETLE maupun tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pengendara sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas.

Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran prioritas petugas, di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk keselamatan, pengendara di bawah umur, serta penggunaan telepon seluler saat berkendara.

Petugas juga menyasar pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol, pelanggaran melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, hingga aksi balap liar.

Selain itu, penggunaan maupun modifikasi pelat nomor kendaraan yang bertujuan menghindari pengawasan kamera ETLE turut menjadi perhatian dalam operasi tersebut.

Libatkan TNI dan Instansi Terkait

Untuk mendukung kelancaran operasi, apel gelar pasukan diikuti personel gabungan dari Polresta Malang Kota, TNI, Polisi Militer Angkatan Darat, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.

Kesiapan personel juga didukung dengan kendaraan dinas roda dua dan roda empat yang akan digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

Danang mengapresiasi sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting agar operasi berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Petugas Diminta Utamakan Keselamatan

Selain ketertiban lalu lintas, kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca dan potensi bencana juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolresta mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan mengedepankan keselamatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menghindari pelanggaran serta penyalahgunaan wewenang selama operasi berlangsung.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kedepankan edukasi dan pendekatan persuasif, serta hindari segala bentuk pelanggaran maupun penyalahgunaan wewenang. Kehadiran polisi harus memberikan rasa aman dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Apel gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya Operasi Patuh Semeru 2026.

Melalui operasi tersebut, Polresta Malang Kota berharap kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan semakin meningkat, angka pelanggaran dapat ditekan, serta budaya berlalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan semakin kuat di tengah masyarakat.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Satreskrim Polres Batu Periksa Terlapor Dugaan Penipuan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun

26 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Lima Hari Tak Pulang, IRT di Kepanjen Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

26 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Kapolresta Malang Kota Ajak Jemaat Gereja Waspadai Hoaks hingga Kejahatan

26 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Malang Ungkap 273 Kasus dan Ringkus 129 Tersangka Sepanjang Operasi Sikat Semeru

26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

HKG PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jatim 2026, Gubernur Sampaikan Angka Stunting Turun Jadi 14,7 Persen dan Soroti Pengawasan Gadget pada Anak

26 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Khofifah Pantau TKA di SMK 8 Malang, Minta Siswa Jatim Tetap Tenang dan Percaya Diri

26 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !