BACAMALANG.COM – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Rentin Manda Sari (26), warga Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang sejak Kamis (22/10/2026). Hingga Senin (26/10/2026), keberadaan Rentin belum diketahui.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rentin berpamitan pergi pada Kamis pagi setelah mengantar anaknya ke sekolah. Namun, ia pergi tanpa menyampaikan tujuan yang jelas kepada keluarga.
Saat meninggalkan rumah, Rentin mengenakan piyama putih, jilbab hitam, dan membawa tas ransel berwarna cokelat.
Keluarga kini diliputi kekhawatiran lantaran Rentin disebut memiliki masalah rumah tangga dan kondisi kesehatan yang kurang baik. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa ia tengah mengalami tekanan psikologis.
“Sudah lima hari hilang. Rentin juga sakit-sakitan, kami khawatir dia depresi dan pergi tanpa tujuan,” ujar Mitha Permata Sari, teman Rentin yang memperoleh informasi tersebut dari suami korban.
Di tengah upaya pencarian, suami Rentin juga dikabarkan sedang sakit. Keluarga bersama kerabat dan sejumlah relawan telah berusaha mencari keberadaan Rentin ke berbagai lokasi, tetapi belum membuahkan hasil.
Nomor telepon seluler Rentin disebut masih aktif. Namun, pesan yang dikirimkan keluarga maupun upaya menghubunginya melalui panggilan telepon belum mendapatkan respons.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, informasi mengenai hilangnya Rentin turut disebarluaskan melalui sejumlah platform media sosial. Informasi tersebut diunggah melalui akun Instagram Info Malang Raya, grup Facebook Arek Kepanjen (AK), akun Instagram milik Mitha, serta platform TikTok dan Threads.
Hingga berita ini ditulis, kejadian tersebut disebut belum dilaporkan kepada pihak kepolisian. Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi atau melihat keberadaan Rentin dapat membantu memberikan petunjuk.
Masyarakat yang memiliki informasi dapat menghubungi nomor berikut:
– 087825946823
– 082234151331
Keluarga berharap bantuan masyarakat dapat mempercepat pencarian sehingga Rentin segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































