HKG PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jatim 2026, Gubernur Sampaikan Angka Stunting Turun Jadi 14,7 Persen dan Soroti Pengawasan Gadget pada Anak - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 26 Okt 2026 13:15 WIB ·

HKG PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jatim 2026, Gubernur Sampaikan Angka Stunting Turun Jadi 14,7 Persen dan Soroti Pengawasan Gadget pada Anak


 Gubernur Khofifah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak saat menghadiri  peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026 di Harris Hotel Kota Malang, Senin (26/10/2036). (Nedi Putra AW) Perbesar

Gubernur Khofifah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026 di Harris Hotel Kota Malang, Senin (26/10/2036). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Gubernur Jawa Timur mengapresiasi peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendampingi masyarakat untuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta menurunkan prevalensi stunting di Jawa Timur.

Dalam sambutannya pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026 di Harris Hotel Kota Malang, Senin (26/10/2036), Gubernur menegaskan bahwa persoalan stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak.

“Berdasarkan data yang disampaikan, prevalensi stunting di Jawa Timur telah mencapai 14,7 persen. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan angka stunting terendah kedua di Indonesia setelah Bali,” ujarnya.

Gubernur menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai elemen, termasuk TP PKK, Bhayangkari, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), dan Dharma Wanita Persatuan. Kolaborasi lintas organisasi dinilai penting untuk memperluas pendampingan keluarga dan memastikan upaya pencegahan stunting menjangkau masyarakat.

Menurutnya, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, bahkan dimulai dari penerapan pola hidup sehat pada usia remaja. Sementara itu, intervensi gizi dan pendampingan terhadap ibu hamil, bayi, serta balita harus terus diperkuat melalui kerja sama berbagai pihak.

Selain persoalan gizi dan kesehatan ibu-anak, Khofifah juga menyoroti tantangan pengasuhan anak di tengah perkembangan ekosistem digital. Penggunaan gadget oleh anak usia sekolah hingga balita, menurutnya, perlu mendapat perhatian dari orang tua dan lingkungan sekitar.

Ia menambahkan, bahwa anak-anak yang terpapar perangkat digital sejak dini membutuhkan pendampingan agar dapat menggunakan teknologi secara bijak. Tanpa pengawasan yang memadai, anak berisiko mengakses informasi dan konten yang belum sesuai dengan usia maupun tahap perkembangannya.

Peserta Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026 menyempatkan berfoto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak di Harris Hotel Kota Malang, Senin (26/10/2036). (Nedi Putra AW)

:”arena itu, kader PKK didorong turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan gadget pada anak, termasuk batas usia yang tepat serta pentingnya literasi digital. Edukasi tersebut perlu mengacu pada panduan dan rekomendasi teknis kesehatan anak,” tegasnya

Peran kader di tingkat masyarakat dinilai strategis karena mereka berinteraksi langsung dengan keluarga dan dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai kesehatan, pengasuhan, serta perlindungan anak.

“Saya berharap para kader PKK terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat kepedulian terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak. Upaya tersebut diharapkan mendukung terwujudnya generasi Jawa Timur yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tandas Khofifah.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak,dalam laporannya menekankan pentingnya kebersamaan sebagai kekuatan utama gerakan PKK. Arumi menjelaskan bahwa gerakan PKK berawal dari kepedulian sederhana seorang perempuan terhadap keluarganya. Kepedulian itu kemudian berkembang dengan mengajak tetangga dan masyarakat sekitar untuk bergerak bersama demi mewujudkan keluarga yang lebih baik.

“Semangat itulah yang menjadi fondasi bagi PKK hingga berkembang menjadi gerakan yang hadir di berbagai tingkatan masyarakat, mulai dari desa, rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), hingga kelurahan di seluruh Jawa Timur,” ungkapnya.

Arumi menegaskan, kekuatan PKK tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya kegiatan yang diselenggarakan. Lebih dari itu, kekuatan gerakan ini terletak pada kebersamaan, kesatuan hati, kesamaan tujuan, dan langkah yang searah. Karena itu, peringatan HKG PKK dipadukan dengan Jambore Kader sebagai ruang untuk merayakan kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan bagi para kader untuk terus tumbuh dan mengembangkan kapasitas diri.

Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026 berlangsung selama dua hari di Kota Malang. Kegiatan ini diikuti 38 Ketua TP PKK kabupaten/kota, 76 pengurus TP PKK Provinsi Jawa Timur, serta 114 kader TP PKK yang mewakili 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para kader untuk saling mengenal, belajar, serta berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program PKK di daerah masing-masing.

Gubernur Khofifah dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak bersama para penerima penghargaan Adhi Bhakti dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026 di Harris Hotel Kota Malang, Senin (26/10/2036). (Nedi Putra AW)

Selain memperkuat silaturahmi, jambore juga menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan kuliner dan budaya daerah. Melalui pertemuan ini, para kader diharapkan memperoleh wawasan dan bekal untuk menjalankan tugas pemberdayaan keluarga di wilayah masing-masing.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, penghargaan Adhi Bhakti turut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada kader yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun.

Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap dedikasi para kader yang menjalankan tugas tanpa pamrih, baik melalui kegiatan Posyandu, pemanfaatan pekarangan, maupun kelas-kelas belajar untuk masyarakat.

Pengabdian tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

“Tentunya kami sangat berterima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas perhatian, dukungan, serta fasilitas yang diberikan sehingga berbagai rangkaian kegiatan dan program gerakan PKK Jawa Timur dapat berjalan dengan baik,” pungkas Arumi.

Melalui peringatan HKG ke-54 dan Jambore Kader PKK 2026, semangat kebersamaan diharapkan terus menjadi penggerak bagi para kader untuk memperkuat pemberdayaan keluarga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Jawa Timur.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polres Malang Ungkap 273 Kasus dan Ringkus 129 Tersangka Sepanjang Operasi Sikat Semeru

26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Khofifah Pantau TKA di SMK 8 Malang, Minta Siswa Jatim Tetap Tenang dan Percaya Diri

26 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Cegah Kebakaran Susulan, Kapolresta Danang Pastikan Pembasahan TPA Supit Urang Berlanjut

26 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua MacBook Senilai Rp24 Juta Raib di Kos Tegalgondo Karangploso, Aksi Terduga Pelaku Terekam CCTV

26 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Terekam CCTV, Dua Orang Diduga Coba Bobol Gerbang Rumah Warga Lawang

26 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Razia Dua Karaoke di Kepanjen, Polres Malang Tes Urine 40 Pengunjung dan Pemandu Lagu

26 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !