Karena Lalai Anak Balita Tewas Tercebur di Sungai Amprong - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Jul 2022 15:55 WIB ·

Karena Lalai Anak Balita Tewas Tercebur di Sungai Amprong


 Karena Lalai Anak Balita Tewas Tercebur di Sungai Amprong Perbesar

BACAMALANG.COM – Bagi orang tua hendaknya berhati-hati saat mengasuh anak balita, akibat kelalaian orang tua, seorang anak balita yang masih berusia 4 tahun ditemukan tenggelam di Sungai Amprong di sekitar Jalan Lahor Kota Malang pada Rabu sore (20/7/2022) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB

Saksi mata Uzza Fantoni (50) warga jalan Hamid Rusdi saat menemukan korban pertama kali, mengatakan saat itu dirinya hendak memancing di Sungai Amprong, tiba-tiba melihat korban yang dikiranya adalah boneka.

“Pas saat saya mau ke sungai, saya melihat kok seperti ada boneka tenggelam. Setelah saya perhatikan, ternyata anak kecil yang sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Mengetahui hal itu, ia langsung melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar. Saat ditemukan, jenazah korban dalam posisi terlentang.

Seketika itu juga, warga melaporkan kepada pihak kepolisian. Tak lama kemudian, polisi bersama tim medis PMI Kota Malang tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.

Menurut keterangan Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, jenazah korban bernama Fitri Arrohmah (4).

“Korban tinggal di Jalan Hamid Rusdi RT 4 RW 9 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Menurut keterangan tim Inafis Polresta Malang Kota, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Diduga, korban meninggal karena terjatuh dan tenggelam saat bermain di pinggir sungai amprong,

“Diperkirakan, korban sedang bermain di tepi sungai lalu terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai. Kami telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait kejadian ini,” terangnya.

Sementara itu, paman korban, Hermanto (51) mengungkapkan bahwa orang tua dari korban sedang berjualan di Pasar Gadang.

“Kedua orang tuanya sedang jualan di Pasar Gadang, korban di rumah selalu diasuh sama neneknya. Sekitar pukul 14.30 WIB, neneknya itu mencari korban kemana-mana namun tidak ditemukan. Ternyata, saat ditemukan korban sudah meninggal karena terjatuh ke sungai,” pungkasnya. (Him)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

LASKAR JODA, Inovasi Literasi SDN Sumberejo 02 Kota Batu yang Mengubah Sehelai Tikar Menjadi Ruang Belajar Penuh Inspirasi

29 Juli 2026 - 19:10 WIB

AKBP Rulian Syauri Nahkodai Polres Malang, Fokus Jalin Sinergi Lintas Sektor

29 Juli 2026 - 17:54 WIB

Pameran Seni “PELITA” di Kampung Budoyo Ketawanggede, Kuatkan Program Kampung Lingkar Kampus, Suguhkan Ruang Ekspresi dan Kolaborasi Seniman Muda

29 Juli 2026 - 16:22 WIB

Kapolresta Malang Kota Berganti, Kombes Pol Danang Disambut Tradisi Pedang Pora

29 Juli 2026 - 16:21 WIB

Sabet Medali Emas Kompetisi Paduan Suara Tertua Dunia di Spanyol, Administratio Choir UB Bikin Bangga Indonesia

29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Sambut Akhir Pekan Meriah, Satlantas Polres Batu Siapkan Skema Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Kemacetan

29 Juli 2026 - 13:40 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !