Jadi Pembicara Pelatihan Koperasi, Trainer Kota Batu Paparkan Pentingnya Digitalisasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 12 Agu 2022 21:57 WIB ·

Jadi Pembicara Pelatihan Koperasi, Trainer Kota Batu Paparkan Pentingnya Digitalisasi


 Jadi Pembicara Pelatihan Koperasi, Trainer Kota Batu Paparkan Pentingnya Digitalisasi Perbesar

BACAMALANG.COM – Era digitalisasi turut berpengaruh besar terhadap seluruh sektor bidang usaha, salah satunya koperasi.

Untuk meningkatkan literasi digital pengelolaan koperasi, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Sumatera Selatan mengadakan pelatihan menghadirkan Trainer Nasional asal Malang yakni M. Syauqi Haris (CEO narasumber.id) dan Alan Hafiludin (Konsultan PLUT Kota Batu).

Pelatihan diikuti 30 perwakilan dari koperasi se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berlangsung tiga hari (8-10/8/2022) di Palembang, Sumatera Selatan. Peserta juga dibekali software koperasi syariah dan aplikasi mobile online koperasi.

Syauqi Haris dan Alan Hafiludin memberikan beberapa materi penting terkait digitalisasi koperasi mulai dari pengenalan aplikasi keuangan koperasi berbasis syariah hingga pembukuan secara digital.

Menurut Syauqi Haris di era industri 4.0 ini, perlu adanya perubahan pengelolaan dan managerial koperasi dari konvensional menuju digital. “Penting bagi pelaku koperasi saat ini untuk menerapkan manajemen yang berbasis IT, sehingga dapat meningkatkan kredibilitas dan integritas,” terangnya.

Sementara itu, Alan Hafiludin menyampaikan bahwa, dengan terbentuknya digitalisasi koperasi juga agar pembukuannya lebih terpercaya dibandingkan dengan pembukuan seperti koperasi zaman dahulu. “Justru dengan beralih ke digital akan lebih memudahkan pembukuannya bagi pelaku koperasi saat initial,” jelasnya.

Selain itu kedua Trainer Nasional ini juga memberikan materi soal penerapan koperasi yang berprinsip syariah. “Sistem pengelolaannya menggunakan hukum Islam agar terhindar dari riba,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

GRIB JAYA Malang Raya Dorong Penguatan Keamanan Aset, Investasi Harus Diiringi Rasa Aman

14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Aturan Belanja Pegawai 30 Persen, Komisi I Apresiasi Strategi Bupati Malang dalam KUA-PPAS 2027

14 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Fapet Resmi Gunakan Nama Baru FAST UB, Tegaskan Transformasi Peternakan Berbasis Sains dan Teknologi

14 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pastikan Transaksi Akurat, Disperindag Malang Gelar Tera Ulang UTTP di Pasar Kepanjen

14 Agustus 2026 - 13:38 WIB

PKKMB FAST UB Pasupala Aruardhana 2026 Hadirkan Praktisi dan Kepala Dinas Peternakan Jatim, Tekankan Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Industri

14 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Jual Tanah Rp3 Miliar, Hanya Terima Rp200 Juta: Pasangan Lansia Tuna Aksara Tempuh Upaya Hukum

14 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !